Home Peristiwa Terungkap! Benda Misterius di Kotim Ternyata Serpihan Roket China

Terungkap! Benda Misterius di Kotim Ternyata Serpihan Roket China

  Sugianto   | Senin , 19 Oktober 2026
194497fb80c2f6f19f6fb601ab664b98.jpg
Benda misterius yang ditemukan di kawasan perkebunan PT Agro Bukit, Kilometer 26, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, teridentifikasi sebagai bagian dari roket pembawa satelit milik China, Zhuque 2E. (Istimewa)

KLIK.SAMPIT – Benda misterius yang ditemukan di kawasan perkebunan PT Agro Bukit, Kilometer 26, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, teridentifikasi sebagai bagian dari roket pembawa satelit milik China, Zhuque 2E. Serpihan tersebut telah dievakuasi ke Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, untuk identifikasi lebih lanjut dan demi keamanan.

Person in Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team (CAPT) Bandara H Asan Sampit, Zachrudien, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait temuan tersebut.

“Kami juga sudah koordinasi dengan KNKT dan BRIN terkait hasil temuan kami di lokasi dan sudah kami teruskan ke pihak tersebut,” kata Zachrudien, Senin (19/10/2026).

Penelusuran lokasi sebelumnya dilakukan pihak Bandara H Asan Sampit bersama unsur TNI dan Polri. Koordinasi juga melibatkan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, KNKT, dan BRIN untuk mengetahui asal-usul benda tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima dari BRIN, serpihan itu merupakan bagian dari roket China Zhuque 2E yang jatuh di wilayah Kotim pada Minggu (18/10/2026), sekitar pukul 17.36 WIB. BRIN juga menyampaikan bahwa serpihan tersebut tidak mengandung bahan beracun.

Sementara itu, KNKT berkoordinasi dengan penyedia jasa navigasi penerbangan, AirNav Indonesia, serta operator pesawat udara. Dari koordinasi tersebut, tidak ditemukan laporan pesawat hilang kontak yang berkaitan dengan kejadian itu.

KNKT turut mencermati kode pada salah satu serpihan, yakni “2ZQE31-20-15”. Penanda tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan nama roket pembawa satelit China, Zhuque 2E.

Setelah berkoordinasi dengan Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) di bawah BRIN, KNKT memperoleh konfirmasi bahwa puing tersebut merupakan bagian dari roket pembawa satelit milik China. Jalur masuk kembali puing ke atmosfer atau reentry yang ditelaah juga melintasi kawasan tempat serpihan ditemukan.

“Saat ini sudah dievakuasi ke Lanud Iskandar Pangkalan Bun untuk identifikasi lebih lanjut lagi dan demi keamanan,” pungkasnya.

Sebelumnya, dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Kotim pada Minggu (18/10/2026) petang, sekitar pukul 17.39 WIB. Suara tersebut dilaporkan warga di Kecamatan Cempaga Hulu, Telawang, Mentawa Baru Ketapang, dan Baamang.

Sejumlah warga sempat menduga suara itu berasal dari guntur atau benda yang jatuh dari angkasa. Pada Senin pagi (19/10/2026), temuan serpihan di kawasan PT Agro Bukit mulai beredar dan dikaitkan dengan dentuman sehari sebelumnya.

Pada benda tersebut ditemukan kode “2ZQE31-20-15 240256KY”, yang menjadi salah satu petunjuk dalam penelusuran asal-usul serpihan tersebut.

Baca Juga

Ikuti Kami