Home Pemerintah Pemprov Kalteng Setiap Rupiah Harus Jelas, Perangkat Daerah Diingatkan soal Dana Bantuan

Setiap Rupiah Harus Jelas, Perangkat Daerah Diingatkan soal Dana Bantuan

  Redaksi   | Rabu , 14 Oktober 2026
ae5567471200f4c8b27b25b249b344e1.jpg
Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti. (Istimewa)

KLIK.PALANGKA RAYA – Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sunarti, mengingatkan seluruh perangkat daerah agar cermat dalam mengelola dan menyalurkan hibah, bantuan sosial (bansos), serta bantuan keuangan. Setiap tahapan harus mengikuti ketentuan, mulai dari penentuan penerima hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Sunarti menegaskan, keberhasilan program bantuan tidak cukup diukur dari besarnya penyerapan anggaran. Hal yang lebih penting adalah memastikan dana yang dialokasikan benar-benar digunakan sesuai peruntukan.

“Intinya pengelolaan dana bantuan tidak cukup melihat penyerapan anggaran. Yang paling penting itu kita lihat dana yang dialokasikan benar-benar sesuai peruntukan,” katanya, Rabu (14/10).

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan harus diawali dengan perencanaan yang matang dan dasar penganggaran yang jelas. Setiap usulan juga wajib melalui mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan.

“Makanya Pak Gubernur juga sering mengingatkan, setiap usulan harus punya dasar penganggaran yang jelas dan melalui proses sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Sunarti meminta perangkat daerah tidak mengabaikan tahapan pengelolaan bantuan, mulai dari pengusulan, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penyaluran, hingga pelaporan.

Seluruh proses tersebut harus dilaksanakan secara konsisten dan dilengkapi dokumen pendukung. Dengan begitu, penggunaan anggaran dapat dievaluasi tidak hanya berdasarkan realisasi, tetapi juga hasil yang dicapai dan pertanggungjawabannya.

Menurutnya, kejelasan peruntukan dan penerima harus menjadi prinsip utama dalam setiap program bantuan pemerintah. Anggaran yang terserap harus memberikan hasil sesuai tujuan sekaligus dapat dipertanggungjawabkan.

“Prinsip yang harus kita pegang adalah setiap rupiah yang dianggarkan harus jelas peruntukannya, setiap rupiah yang disalurkan harus jelas penerimanya, dan setiap rupiah yang dibelanjakan harus dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami