KLIK.SAMPIT – Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Parulian Sampit di Jalan Lingkar Utara atau Jalan Ir. Soekarno, kawasan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terbakar pada Sabtu (17/10). Api diduga pertama kali terlihat dari bagian belakang bangunan, tepatnya di area dapur gereja.
Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Hery Wahyudi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.28 WIB. Personel kemudian bergerak menuju lokasi dua menit setelah laporan diterima dan tiba pada pukul 13.46 WIB.
“Berdasarkan keterangan saksi yang tercatat dalam laporan petugas, api terlihat dari bagian belakang gereja atau dapur. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman. Penanganan turut dibantu tim Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kotim, kepolisian, serta relawan pemadam kebakaran.
Api berhasil dilokalisir pada pukul 14.02 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Bangunan gereja yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan perkiraan ukuran 20 x 10 meter. Berdasarkan laporan sementara, tidak tercatat korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, nilai kerugian material belum ditaksir.
Operasi pemadaman berakhir pada pukul 15.05 WIB setelah proses pendinginan dan pemeriksaan selesai. Petugas kemudian kembali ke markas komando pada pukul 15.23 WIB.
Hingga penanganan di lokasi selesai, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Dugaan bahwa api bermula dari area dapur masih mengacu pada keterangan saksi dalam laporan petugas.(KLIK-RED)