Home Pemerintah Pemprov Kalteng Dampak Karhutla, Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan hingga 10 Juta Liter Air Bersih

Dampak Karhutla, Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan hingga 10 Juta Liter Air Bersih

  Desi Wulandari   | Jumat , 16 Oktober 2026
2b857105fdcb7d367f53c5c4554dd025.jpg
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Pulang , baru-baru ini. (Istimewa)

KLIK.PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta musim kemarau. Bantuan mencakup pangan, bantuan tunai, layanan kesehatan, masker, vitamin, hingga penyediaan air bersih.

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengatakan, dukungan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat di kabupaten dan kota menghadapi dampak kekeringan dan kabut asap.

“Bantuan pangan terus berjalan, terutama yang dari program Kartu Huma Betang Sejahtera, dan ada juga bantuan langsung tunai Rp250 ribu untuk penerima manfaat,” katanya, Jumat (16/10/2026).

Selain bantuan untuk kebutuhan rumah tangga, pemerintah juga menyediakan layanan kesehatan gratis, rumah oksigen, distribusi masker, dan vitamin. Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Di sisi lain, penyaluran air bersih terus dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang mengalami kesulitan air selama musim kemarau. Hingga saat ini, pemerintah mencatat sebanyak 10 juta liter air bersih telah disalurkan ke sejumlah wilayah, termasuk kawasan pelosok.

Upaya pemenuhan air bersih juga dilakukan melalui pembangunan sumur dan penempatan tandon air di sejumlah lokasi.

“Penyaluran bantuan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah provinsi, karena Pak Gubernur juga sangat komitmen memberi dukungan kepada masyarakat yang menghadapi dampak musim kemarau dan karhutla,” ujar Edy.

Ia menegaskan, dampak musim kemarau dan karhutla tidak hanya berkaitan dengan meningkatnya risiko kebakaran, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan serta aktivitas masyarakat. Karena itu, pemenuhan kebutuhan dasar tetap menjadi perhatian pemerintah di tengah upaya penanganan karhutla.

“Karena itu, pemerintah tidak hanya mempercepat pemadaman, tetapi berbagai program bantuan terus dioptimalkan untuk membantu menjaga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.(KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami