Home Peristiwa 807 Hotspot Terdeteksi di Kotim, Seranau Catat Titik Panas Terbanyak

807 Hotspot Terdeteksi di Kotim, Seranau Catat Titik Panas Terbanyak

  Redaksi   | Senin , 12 Oktober 2026
2d048c96d6cd0bea688325b57d2e9e5f.jpg
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti Sampit, Senin (12/10) siang. (Usay Nor Rahmad/Klikkalteng.id)

KLIK.SAMPIT – Sebanyak 807 titik panas atau hotspot terakumulasi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam pemantauan 24 jam terakhir hingga Senin (12/10) pukul 16.00 WIB. Kecamatan Seranau mencatat jumlah terbanyak dengan 172 titik, disusul Teluk Sampit sebanyak 163 titik dan Pulau Hanaut sebanyak 162 titik.

Berdasarkan laporan rekapitulasi hotspot wilayah Kotim, data tersebut berasal dari deteksi satelit NOAA20 dan SNPP. Pemantauan ini bersumber dari data BMKG dan BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur yang diakses melalui situs pemantauan hotspot BRIN.

“Dari total 807 titik panas, sebanyak 780 titik memiliki tingkat kepercayaan menengah atau medium confidence sebesar 30–79 persen,” ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotawaringin Timur Mulyono Leo Nardo.

Sementara itu, 20 titik masuk kategori rendah dengan tingkat kepercayaan di bawah atau sama dengan 29 persen, dan tujuh titik masuk kategori tinggi dengan tingkat kepercayaan minimal 80 persen.

Selain Seranau, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut, hotspot juga terdeteksi di sejumlah kecamatan lainnya. Mentaya Hilir Utara tercatat sebanyak 77 titik, sedangkan Kota Besi sebanyak 59 titik.

Data hotspot merupakan indikasi titik panas yang terdeteksi melalui pengamatan satelit. Tingkat kepercayaan menunjukkan keyakinan sistem terhadap deteksi tersebut, sehingga angka hotspot tidak serta-merta sama dengan jumlah kejadian kebakaran yang telah terverifikasi di lapangan. (KLIK-RED)

 

 

Baca Juga

Ikuti Kami