KLIK.SAMPIT - Udara di Sampit, Kotawaringin Timur beberapa hari belakangan ini berembun dan terasa lebih dingin dari biasanya. Kondisi seperti ini menandakan bahwa daerah itu sudah memasuki musim kemarau.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara H Asan Sampit, Muauhanaya menjelaskan, Kotawaringin Timur saat ini memasuki sudah musim kemarau dan pertengahan bulan Agustus 2022 ini mencapai puncaknya.
"Musim kemarau kemarau di Kotawaringin Timur 2022 diprakirakan terjadi pada Juli Dasarian III. Sedangkan untuk puncak musim kemarau diprakirakan terjadi pada bulan Agustus," jelas Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Senin, 8 Agustus 2022.
Sementara sifat hujan di puncak musim kemarau Agustus 2022 ini masuk dalam kategori atas normal.
Berdasarkan monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Juli Dasarian III, Kotawaringin Timur mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria sangat pendek dan beberapa daerah masih mengalami hujan.
"Kalau berdasarkan analisis curah hujan di bulan Juli lalu masuk dalam kategori menengah hingga tinggi dengan sifat hujan atas notmal," katanya.
Adapun berdasarkan prakiraan curah hujan dan sifat hujan Dasarian, pada Agustus dasarian II Kotawaringin Timur akan mengalami curah hujan dengan kategori menengah dengan sifat hujan atas normal.
Kemudian pada Agustus dasarian III Kotawaringin Timur akan mengalami curah hujan dengan kategori menengah dengan sifat hujan atas normal.
September dasarian I Kotawaringin Timur akan mengalami curah Hujan dengan kategori menengah dengan sifat hujan atas normal.
"Berdasarkan prakiraan cuaca 3 hari ke depan, cuaca di Kotawaringin timur akan berpotensi hujan ringan," pungkasnya. (KLIK-RED)