KLIK.SAMPIT - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Fuad Sidiq mengimbau masyarakat agar mengaktifkan pos keamanan lingkungan di setiap wilayah. Hak ini menyikapi maraknya desas-desus teror ketuk pintu yang diakui terjadi di sejumlah wilayah di daerah itu.
"Kami meminta peran aktif masyarakat dalam persoalan ini, misalnya dengan mengaktifkan pos kamling dengan melibatkan personel Pelindungan Masyarakat (Linmas) setempat," ucap Fuad saat diwawancara, Senin (29/7).
Menurutnya, hal ini sebagai upaya dan kegiatan yang dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat dari gangguan yang diakibatkan oleh hal-hal yang meresahkan ini.
"Alangkah baiknya peran aktif masyarakat ini juga harus dilakukan. Misalkan dimana yang ada kejadian-kejadian itu. Justru masyarakat yang menjaga dan melihat kejadian itu," ujarnya.
Menurutnya, selama ini belum pernah ada kasus seperti ini dan pihaknya juga belum pernah menerima laporan dari masyarakat terkait persoalan ini.
Menurutnya, pihaknya kerap kali hanya menerima laporan dari masyarakat, biasanya laporan pedangang kaki lima (PKL), ODGJ dan lain sebagainya.
"Kalau untuk hal-hal yang ketuk-ketuk pintu kami baru menemukan kasus seperti ini. Kalau ketuk-ketuk pintu seperti bisa saja misalkan ada orang dalam pengaruh alkohol, terus dia pergi setelah mengetuk pintu. Kalau saran kami mari masyarakat bisa mengaktifkan lagi pos kamling ini," imbuhnya
Selain itu, pihaknya memastikan akan gencar melakukan partoli bersama tim gabungan agar persoalan ini tidak terjadi lagi.
"Kami bersama tim gabungan akan terus melakukan patroli agar kejadian yang meresahkan seperti ini bisa kita tekan. Mari kita seluruh masyarakat kita jaga keamanan dan ketertiban bersama jangan sampai ada kejadian yang meresahkan seperti ini lagi," ajak Fuad.
Adapun sebelumnya, masyarakat Kota Sampit, dalam beberapa hari ini dilanda keresahan. Pasalnya beredar kabar adanya teror ketuk pintu yang terjadi di sejumlah wilayah. Hingga kini belum diketahui penyebab maupun pelaku dari aksi yang meresahkan ini.
Menurut Marlina, warga Jalan Jenderal Sudirman, kilometer 4, Kecamatan Mentavwa Baru Ketapang, mengaku mengalami sendiri teror ketuk pintu tersebut. la juga masih penasaran dengan pelakunya. la mengatakan beberapa hari belakangan ini, dirinya dan warga setempat mengalami hal serupa. Ada bunyi suara ketukan pintu namun ketika dibuka tidak ada satu pun orang berada di depan rumah.
"Kejadian ini dini hari sekitar pukul 03.00 dini hari. Pintu rumah saya diketuk. Saat dilihat dari rekaman kamera pengawas, wujudnya tidak ada. Pintu rumah tetangga saya juga diketuk," ungkap Marlina. (KLIK-RED)