Home Berita Metropolis Jalur Laut Padat Saat Lebaran, Pemudik Disarankan Berangkat Lebih Dini

Jalur Laut Padat Saat Lebaran, Pemudik Disarankan Berangkat Lebih Dini

  Sugianto   | Senin , 17 Maret 2025
f24446e9cfeb9b31c1bed7054d583406.jpg
Pemudik saat memasuki kapal yang akan menuju Pulau Jawa lewat Pelabuhan Sampit.

KLIK.SAMPIT – Guna menghindari kepadatan arus mudik Lebaran 2025 di jalur laut, masyarakat diimbau untuk melakukan perjalanan lebih awal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pemudik serta mengurangi risiko lonjakan penumpang pada puncak arus mudik.

Manager DLU Cabang SampitHendrik Sugiharto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini penjualan tiket masih dalam batas kapasitas angkut yang tersedia. Namun, pihaknya berharap adanya dispensasi dari Kementerian Perhubungan agar dapat melayani lebih banyak penumpang.

"Kami menyadari bahwa Lebaran merupakan momen penting bagi masyarakat untuk pulang kampung. Namun, kapasitas penumpang terbatas sehingga tidak semua permintaan tiket menjelang Lebaran bisa terpenuhi. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal agar perjalanan lebih nyaman," ujar Hendrik, Senin (17/3).

Untuk mendorong masyarakat mudik lebih awal, DLU Sampit memberikan diskon tiket sebesar 10 persen bagi pemudik yang berangkat pada H-30 hingga H-20 sebelum Lebaran, sesuai jadwal yang telah dirilis sebelumnya.

"Dengan mudik lebih awal, pemudik bisa menikmati waktu lebih lama bersama keluarga di kampung halaman dan menghindari kepadatan puncak arus mudik," tambahnya.

Dalam menghadapi lonjakan penumpang, DLU Sampit telah menyiapkan delapan kali perjalanan untuk arus mudik dan delapan kali perjalanan untuk arus balik. Rute tersebut terdiri dari enam perjalanan ke Surabaya dan dua perjalanan ke Semarang.

Pemudik akan diberangkatkan menggunakan KM Dharma Ferry VI yang berkapasitas 500 penumpang serta KM Kirana III dengan kapasitas standar 800 penumpang. Jika mendapat dispensasi dari Kementerian Perhubungan, kapasitas penumpang dapat ditambah.

"Kedua kapal kami sudah laik laut dan telah melalui uji petik oleh KSOP Kelas III Sampit. Semua peralatan keselamatan, navigasi, dan komunikasi dalam kondisi baik," jelas Hendrik.

Selain memastikan kesiapan armada, DLU juga meningkatkan layanan kenyamanan bagi penumpang. Beberapa peningkatan layanan tersebut meliputi fasilitas kabin ber-AC, tempat tidur atau tempat duduk sesuai jenis tiket, serta makan tiga kali sehari selama pelayaran.

"Kami juga menyiapkan hiburan di atas kapal, seperti live music dua kali sehari dan pemutaran film yang sesuai untuk semua usia. Selain itu, ada layanan khusus anak-anak, seperti pemberian balon bagi penumpang berusia di bawah 10 tahun sebagai bentuk apresiasi," ungkapnya.

DLU juga lebih awal menggelar Rapat Koordinasi Angkutan Logistik dan Lebaran 2025 di Bali pada 15 Januari lalu. Rapat ini bertujuan memastikan kesiapan armada, peningkatan kualitas layanan, serta pelatihan keselamatan dan manajemen keramaian bagi kru kapal.

Hendrik mengimbau seluruh calon penumpang agar selalu mematuhi aturan selama pelayaran demi keamanan dan kenyamanan bersama.

"Kami mengajak seluruh pelanggan untuk patuh pada aturan yang berlaku. Hindari tindakan yang dapat menyusahkan diri sendiri maupun penumpang lain. Jika semua aturan dipatuhi, kami pastikan perjalanan akan berlangsung aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan," tandasnya.(KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami