KLIK.SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelayanan Prima berbasis digital yang diikuti oleh 106 aparatur sipil negara (ASN), Selasa (20/5).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, bertempat di Balai Diklat Aparatur. Bimtek dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kotim Muhammad Saleh, yang mewakili Bupati Kotim, Halikinnor.
“Kita berharap, melalui pelatihan digitalisasi ini, ASN dapat memberikan layanan kepada masyarakat secara lebih cepat, tepat, dan berkualitas,” ujar Saleh dalam sambutannya.
Ia menekankan pentingnya pelayanan prima yang tidak hanya fokus pada kecepatan, tetapi juga kepuasan masyarakat. Digitalisasi dianggap sebagai kunci untuk menjawab tuntutan pelayanan modern dan efisien.
“Pelayanan publik harus mampu mengikuti perkembangan zaman. ASN perlu dibekali dengan literasi digital agar mampu menyajikan layanan yang sesuai dengan harapan masyarakat,” tegasnya.
Saleh menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menekankan pentingnya memberikan pelayanan layak, mudah diakses, dan memuaskan.
Ia juga menyoroti pentingnya keterampilan komunikasi, empati, serta kemampuan memecahkan masalah sebagai elemen penting dalam pelayanan publik. ASN yang mampu menghadirkan pelayanan prima akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Kami ingin peserta benar-benar menerapkan hasil pelatihan ini di lapangan, agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan membangun citra positif pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur (PKA) BKPSDM Kotim, Eva Fauziah, selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa pelatihan ini digelar selama dua hari dan menyasar ASN di bidang pelayanan publik.
“Total peserta ada 106 orang. Tujuannya adalah untuk membekali ASN agar siap menghadapi tantangan pelayanan publik di era digital,” pungkasnya. (KLIK-RED)