Home Pemerintah Kotawaringin Timur Stok Blangko e-KTP di Kotim Menipis, Permintaan Warga Terus Meningkat

Stok Blangko e-KTP di Kotim Menipis, Permintaan Warga Terus Meningkat

  Sugianto   | Selasa , 24 Juni 2025
6e96ee4c7b7d158bbe6a0754963c1568.jpg
Antrian masyarakat di kantor Disdulcapil Kotim untuk mengurus KTP berapa waktu lalu

KLIK.SAMPIT – Permintaan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus meningkat. Akibatnya, stok blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotim semakin menipis, kini hanya tersisa sekitar 850 keping.

"Permintaan masyarakat terhadap pencetakan e-KTP terus meningkat. Saat ini, blangko kami hanya tersisa sekitar 850 keping," ujar Kepala Disdukcapil Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang, Selasa (24/6).

Ia menjelaskan, sebelumnya pihaknya menerima 5.000 keping blangko dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu, pada akhir Februari lalu, pihaknya juga menerima tambahan 6.000 keping dari pemerintah pusat. Namun, karena tingginya permintaan, persediaan tersebut cepat menipis.

Agus menyebutkan, lonjakan permintaan terjadi karena beberapa faktor. Pertama, banyak masyarakat baru melakukan perekaman e-KTP. Kedua, banyak yang ingin mengganti KTP karena rusak atau buram.

"Selain itu, banyak warga yang ingin membuka rekening di bank, tapi ditolak karena tidak memiliki e-KTP fisik. Beberapa bank tidak menerima jika KTP hanya berbentuk biodata, atau jika di KTP tercantum masa berlaku tertentu. Mereka lebih memilih KTP yang berlaku seumur hidup," jelasnya.

Agus menegaskan bahwa selama data dalam KTP tidak berubah dan alamat tetap sama, serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) masih terbaca, maka e-KTP tersebut tetap berlaku seumur hidup.

Meski stok blangko menipis, Disdukcapil memastikan pelayanan tetap berjalan seperti biasa tanpa pembatasan kuota. Setiap hari, pihaknya melayani antrean warga sebanyak 200 hingga 300 orang.

"Kami tetap berupaya melayani seluruh pemohon, selama mereka bersabar menunggu giliran," tegas Agus.

Untuk sementara, layanan pencetakan e-KTP hanya difokuskan di kantor Disdukcapil dan tidak lagi tersedia di Mal Pelayanan Publik, karena keterbatasan blangko.

"Kami berharap stok yang tersisa bisa mencukupi hingga akhir pekan ini, apalagi hari Jumat nanti bertepatan dengan tanggal merah. Pasokan blangko diperoleh melalui dua jalur, yaitu dari Ditjen Dukcapil Kemendagri dan melalui koordinasi dengan Disdukcapil Provinsi Kalimantan Tengah," imbuhnya.

Agus mengimbau masyarakat yang belum memiliki e-KTP agar segera memanfaatkan sisa ketersediaan blangko.

"Bagi masyarakat yang belum memiliki e-KTP, diimbau untuk segera mengurusnya. Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pencetakan e-KTP," pungkasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami