KLIK.SAMPIT – Sebanyak 25 atlet dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) siap mewakili Provinsi Kalimantan Tengah dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII Tahun 2025 yang akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 mendatang.
Pelepasan kontingen ini dilakukan langsung oleh Bupati Kotim, Halikinnor, di Halaman Rumah Jabatan Bupati Kotim, Sabtu pagi (19/7). Kehadiran kepala daerah tersebut menjadi bentuk dukungan penuh terhadap para atlet yang akan berlaga di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim, Wiyono, mengatakan, keikutsertaan atlet dari Kotim menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah. Apalagi, mereka dipercaya membawa nama Kalimantan Tengah di ajang nasional.
"Harapan kami, para atlet dapat tampil maksimal dan meraih prestasi. Ini adalah kesempatan besar untuk menunjukkan kemampuan dan membuktikan bahwa atlet Kotim juga bisa bersaing di tingkat nasional," ujar Wiyono.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kotim, Gahara, menyampaikan bahwa para atlet telah menjalani berbagai tahapan persiapan, mulai dari seleksi hingga latihan intensif. Menurutnya, mereka siap bersaing dan memberikan penampilan terbaik.
“Para atlet telah mengikuti rangkaian seleksi dan pembinaan, baik fisik maupun mental. Alhamdulillah, mereka siap tampil di Fornas,” ungkap Gahara.
Kontingen Kotim kali ini akan bertanding di enam cabang olahraga, di antaranya Senam Kreasi Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI), Senam Kebugaran Jasmani (SKJ), Breakdance, dan Balogo olahraga tradisional khas Kalimantan.
Gahara menambahkan, seluruh cabang olahraga yang diikuti merupakan hasil pembinaan sejak ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) dan Seleksi Daerah (Selekda) sebelumnya.
“Ajang Fornas bukan hanya soal kompetisi. Ini juga menjadi ajang silaturahmi nasional, pesta kebugaran, sekaligus wadah mengekspresikan budaya dari ribuan pegiat olahraga masyarakat se-Indonesia,” jelasnya.
Ia pun berharap, melalui ajang ini semangat olahraga masyarakat di Kotim semakin tumbuh dan mampu mendorong gaya hidup sehat di semua lapisan masyarakat.
“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari semangat pembinaan olahraga masyarakat di Kotim. Walaupun bukan semata mengejar prestasi, tapi bagaimana menciptakan spirit hidup sehat di tengah masyarakat,” tutup Gahara. (KLIK-RED)