Home DPRD Kotawaringin Timur Tak Hanya Jalan Rusak, Drainase dan Fasilitas Kelurahan Juga Butuh Perhatian

Tak Hanya Jalan Rusak, Drainase dan Fasilitas Kelurahan Juga Butuh Perhatian

  Sugianto   | Rabu , 14 Oktober 2026
256637fa276c12af1b3ec1c5b0f98b2a.jpg
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kotim Chindy Maulidtika Yunifa. (Istimewa)

 KLIK.SAMPIT – Perbaikan jalan lingkungan, pembenahan drainase, hingga rehabilitasi kantor kelurahan masih menjadi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sebanyak 16 usulan pembangunan di wilayah tersebut disampaikan dan dikawal Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kotim Chindy Maulidtika Yunifa.

Chindy mengatakan, pembangunan infrastruktur perlu disesuaikan dengan kebutuhan warga dan kondisi di lapangan. Tidak hanya akses jalan, saluran air dan fasilitas pelayanan publik juga perlu mendapat perhatian agar manfaat pembangunan dirasakan masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur harus benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat. Jalan yang belum memadai, drainase yang perlu dibenahi, hingga fasilitas pelayanan publik harus menjadi perhatian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga,” katanya, Selasa (13/10).

Usulan peningkatan jalan mencakup pengaspalan Jalan Arah Kayu Wangi di Kelurahan Mentawa Baru Hilir, lanjutan pengaspalan Jalan Sawit Raya di Kelurahan Pasir Putih, serta lanjutan semenisasi Jalan H. Imran Gang Mutiara di Kelurahan Ketapang.

Usulan lainnya meliputi pengaspalan Jalan Manggis 4 di Mentawa Baru Hilir, lanjutan semenisasi Jalan TVRI Gang Rusli, peningkatan Jalan Teratai Jalur 2, serta peningkatan atau semenisasi Jalan Nyai Enat di Kompleks Perumahan Najwa Indah Blok D.

Di Kelurahan Ketapang, warga juga mengusulkan pengaspalan Jalan Bumi Asri dan semenisasi Jalan Ir. H. Juanda, tepatnya di Jalan Iskandar. Sementara itu, peningkatan Jalan Sekar Arum di Kelurahan Sawahan turut masuk dalam daftar aspirasi.

“Jalan lingkungan merupakan akses penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, usulan peningkatan jalan perlu diperhatikan berdasarkan kondisi lapangan, tingkat kebutuhan warga, serta skala prioritas pembangunan,” ujarnya.

Selain jalan, warga mengusulkan pembangunan saluran pembuangan air atau drainase di Gang Kaumar, Desa Bapanggang Raya, tepat di samping Masjid Arraudah. Normalisasi drainase atau siring parit juga diusulkan di Jalan Gang Husin dan Jalan HM Arsyad Gang Manggis 3, Kelurahan Mentawa Baru Hilir.

Di Kelurahan Ketapang, aspirasi warga mencakup kelanjutan pembangunan drainase atau siring parit di Jalan SPG Barat. Pembenahan saluran air dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan jalan agar penataan lingkungan permukiman lebih baik.

“Peningkatan jalan perlu didukung sistem drainase yang memadai. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur tidak hanya memperbaiki akses warga, tetapi juga memperhatikan kebutuhan saluran air di kawasan permukiman,” katanya.

Satu usulan lainnya menyasar fasilitas pelayanan publik, yakni rehabilitasi Kantor Kelurahan Sawahan. Perbaikan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas pemerintahan dan pelayanan administrasi kepada masyarakat.

Chindy mengatakan, seluruh usulan perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan lapangan dan skala prioritas. Tindak lanjutnya membutuhkan koordinasi dengan perangkat daerah terkait, kajian teknis, serta penyesuaian terhadap kemampuan anggaran daerah.

Ia berharap aspirasi masyarakat tersebut mendapat perhatian pemerintah daerah dan dapat ditindaklanjuti secara bertahap. Perbaikan jalan, drainase, dan fasilitas kelurahan diharapkan mampu mendukung aktivitas warga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Seluruh usulan tersebut masih memerlukan proses perencanaan dan pembahasan lebih lanjut sebelum dapat direalisasikan. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami