Home Pemerintah Kotawaringin Timur Berikan Anggaran Pembangunan, Jika Sukses Gelar Vaksinasi

Berikan Anggaran Pembangunan, Jika Sukses Gelar Vaksinasi

  Hendri Editia   | Kamis , 10 Juni 2021
991fb65161f387d3b437ea591eaa5429.jpg
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, bersama unsur Forkopimda Provinsi Kalteng didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kotim Halikinnor - Irawati saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di pusat perbelanjaan, dan berbincang dengan salah seorang Lansia penerima vaksin, Kamis (10/6).

KLIK. SAMPIT— Gubernur Kalimatan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, berjanji akan memberikan anggaran pembangunan, kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Jika sukses melaksanakan vaksinasi COVID-19, terutama memenuhi target untuk vaksinasi kelompok lanjut usia (Lansia), tenaga kesehatan, guru, dan pekerja publik.

“Saya akan berikan anggaran dan kabulkan pembangunan yang diinginkan Pemkab Kotim, jika proses vaksinasi ini sukses hingga 80 persen,” jelas Sugianto, saat berada di SMKN 1 Sampit, Kamis (10/6).

Vaksinasi massal ini dilakukan di seluruh wilayah Kalteng, ini tugas bersama. Vaksinasi ini harus dilanjutkan, tidak hari ini saja, karena kegiatan ini dikontrol, diawasi. Percepatan vaksinasi tersebut, diharapkan dapat lebih banyak lagi warga Kotim, khususnya lansia yang divaksin secara gratis.

“Saya ingin semua pihak terlibat dan membantu proses vaksinasi ini, semua orang bertanggungjawab,” ujarnya.

Pemantauan massal yang dilakukan, mulai dari mal, Satlantas Polres Kotim, dan diakhiri di SMKN 1 Sampit. Sugianto ingin proses vaksinasi ini terus dilakukan dan dipantau jalannya, pasti masyarakat yang memang mendapatkan vaksin.

Bupati Kotim, Halikinnor, juga berkomitmen untuk terus mempercepat proses vaksinasi, bahkan saat ini prosesnya sudah dilakukan ditingkat desa, kelurahan, dan kecamatan. Upaya ini dilakukan agar presentase vaksinasi di Kotim memenuhi target.

“Saya akan memantau sendiri proses vaksinasi ini, dengan hal ini diharapkan proses vaksinasi dapat cepat terselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Umar Kaderi, menyampaikan, vaksinasi tahap pertama sudah mecapai target yang ditetapkan.

“Vaksinasi tahap pertama yang dilakukan sekarang, sudah mencapai 10,96 persen untuk Lansia, 50,95 persen layanan publik, dan 97,17 tenaga kesehatan," jelas Umar Kaderi.

Diharapkan tahapan proses vaksinasi dapat berjalan sesuai rencana, dan memenuhi target. Untuk stok vaksin juga masih terus disiapkan, agar dapat memenuhi jumlah masyarakat yang mendapatkan vaksin. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami