Home Peristiwa Geger, Pria Bujangan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Geger, Pria Bujangan Ditemukan Tewas Gantung Diri

  Redaksi   | Kamis , 15 Juli 2021
de4726004f3a5b07a30718230deb5165.jpg
ILUSTRASI. NET

KLIK. SAMPIT – Adi Haryadi (27), warga Desa Rejosari, Jawa Tengah, ini nekat mengakhiri hidupnya di perumahan karyawan PT Task II, Desa Tanjung Jariangau, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotim, Rabu malam (14/7).

Berdasarkan informasi, Adi Haryadi diduga memiliki masalah keluarga sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mentaya Hulu Iptu Suwardi membenarkan tentang terjadinya aksi bunuh diri tersebut. Ia menuturkan, jasad Adi pertama kali ditemukan oleh Wahyono (37), selaku mandor sekaligus tinggal satu rumah dengan korban.

”Jadi, pertama kali menemukan adalah saksi (Wahyono-red). Saat itu ia ingin melaksanakan salat subuh. Namun, ia melihat korban tergantung dengan menggunakan seutas kain,” ucap Suwardi, Kamis (15/7) .

Pascatemuan itu, saksi kemudian bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan perusahaan. Saat diperiksa, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan melaporkannya kepada pihak Kepolisian setempat.

Suwardi memastikan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban melainkan korban meninggal dunia lantaran melakukan aksi bunuh diri. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan visum.

”Berdasarkan keterangan temannya, tiga hari sebelum ditemukan tergantung, korban ada mengeluh dan terlihat murung. Saat itu korban ada bercerita kalau dirinya sedang ditimpa masalah keluarga,” bebernya.

Sementara, pihak keluarga korban yang berada di Jawa, meminta agar pihak perusahaan melalukan pemakaman secara agama yang dianut di tempat pemakaman yang ada di PT Task II.

”Alhamdulillah, permintaan dari keluarga sudah dilakukan oleh pihak perusahaan. Dan pemakaman dilakukan secara layak. Sementara, selama ini korban statusnya belum menikah alias masih bujangan,” tandasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami