KLIK. SAMPIT— Relawan dan Komunitas Pecinta Alam yang berada di Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir, di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi. Relawan dan komunitas tersebut adalah, Relawan Tabela Pandohop (RTP), Indonesian escorting ambulance, mapala Universitas Darwan Ali (UNDA) dan Mapala STKIP Muhammadiyah Sampit.
Ketua Umum Mapala UNDA, Dimas Suma Fember, menjelaskan, penyerahan bantuan ini didasari rasa empati oleh pemuda untuk warga yang terdampak banjir.
“Kami menyalurkan bantuan ini karena rasa empati sebagai pemuda, untuk saling membantu warga yang terdampak terdampak banjir,” ujar Dimas.
Lanjutnya, pihaknya menyalurkan bantuan berupa 346 paket sembako, berisi beras per paket 5 kilogram beras, mi instan, ikan kaleng kemasan, obat-obatan, perlengkapan bayi, roti dan minyak goreng.
“Diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa meringankan dan membantu warga yang terdampak banjir dan bisa memberikan senyuman kecil kepada anak-anak di desa tersebut,” jelas Dimas.
Untuk saat ini banjir yang dialami oleh warga Desa Hanjalipan sudah mulai surut.
Banjir yang menggenang Desa Hanjalipan hampir terjadi terjadi tiap tahun karena desa tersebut merupakan titik pertemuan dua sungai.(KLIK-RED)