Home Peristiwa Warga Sampit Tangkap Bekantan Berkeliaran di Kebun Sayur

Warga Sampit Tangkap Bekantan Berkeliaran di Kebun Sayur

  Hendri Editia   | Senin , 14 Maret 2022
dcf34938297bfcae08cd7e8e54fa4168.jpg
Warga Jalan Bumi Ayu menangkap seekor bekantan yang berkeliaran di kebun sayur.

KLIK. SAMPIT— Warga Jalan Bumi Ayu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menangkap hewan primata bekantan, yang berkeliaran di kebun sayur, Senin (14/3).

Ketua RT setempat Bahrul Maji M menjelaskan bahwa warga menangkap bekantan di kebun sayur. Bekantan juga memakan dan merusak sayur warga. 

“Sekitar pukul 13.30 ada warga melapor ada warga menangkap bekantan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, para warga berusaha menangkap primata yang dilindungi tersebut, karena takut menyerang warga sekitar dan merusak kebun milik warga. 

“Kami langsung melaporkan kepada pihak BKSDA agar segera mengevakuasi hewan tersebut,” jelasnya.

Kejadian satwa liar berkeliaran di kebun tersebut baru kali ini terjadi di kawasan tersebut. Sehingga membuat heboh warga sekitar.

Sementara itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit langsung menindaklanjuti laporan warga. Petugas BKSDA bersama personel Manggala Agni mendatangi lokasi 

Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah menjelaskan, pihaknya melakukan evakuasi guna menyelamatkan hewan langka tersebut.

“Kami segera akan melakukan evakuasi penyelamatan bekantan tersebut,” jelasnya.

Ia melanjutkan bahwa bekantan tersebut bisa masuk kawasan padat penduduk karena terjadi kerusakan habitat. Sehingga bekantan terpaksh mencari makanan di kebun milik warga.

“Kemungkinan bekantan tersebut mencari makan, hingga masuk kebun warga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dilakukan evakuasi bekantan yang berjenis perempuan tersebut saat diamankan warga sekitar mengalami stres karena di ikat

“Tetapi saat di masukan kandang bekantan sudah mulai tenang,” ungkapnya.

Bekantan tersebut rencananya akan dilepasliarkan di Taman Nasional Tanjung Puting atau Suaka Margasatwa Lamandau.

“Besok ada tim dokter untuk mengecek kesehatan bekantan. Jika memungkinkan akan segera dilepasliarkan ,” tutup Muriansyah. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami