KLIK. SAMPIT - Buaya yang dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur, di Jalan Antang Barat, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, diduga sempat dipelihara oleh salah seorang warga setempat.
Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit Muriansyah ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menduga buaya tersebut adalah buaya yang dipelihara salah seorang warga.
"Benar di wilayah itu, kami pernah menegur salah seorang warga yang memelihara buaya. Tapi yang bersangkutan belum bersedia menyerahkan kepada kami," ungkap Muriansyah, Senin (5/9).
Pihaknya juga telah menerima laporan dari Disdamkarmat bahwa buaya tersebut telah diamankan. Sebelumnya dikabarkan bahwa buaya muara tersebut sempat melukai majikannya.
"Dari laporannya seperti itu, tapi kami tidak mengetahui detail soal luka korban. Sebab petugas Disdamkarmat fokus evakuasi buaya," jelas Muriansyah.
Dijelaskan Muriansyah, buaya tersebut dipelihara salah seorang warga sempat dan telah didatangi petugas BKSDA sekitar dua tahun lalu, namun yang bersangkutan belum siap menyerahkan ke petugas.
"Sebelumnya sudah kami peringatan bahwa memelihara buaya akan merugikan tapi yang bersangkutan belum bersedia menyerahkannya," jelas Muriansyah.
Akhirnya, pada Senin (5/9) petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur menerima laporan ada buaya di sekitar permukiman warga.
Sebanyak 15 personel dikerahkan mengevakuasi buaya tersebut. Empat jam lebih petugas Disdamkarmat Kotim baru bisa mengevakuasi dengan aman predator tersebut.
Saat ini buaya tersebut sudah diamankan di markas komando Disdamkarmat Kotim di Jalan S Parman, Sampit. Rencananya Selasa (6/9) besok hewan predator tersebut akan diserahkan ke BKSDA Pos Jaga Sampit.
"Kami berterimakasih kepada personel Disdamkarmat Kotim, besok kami akan adakan serah terima," pungkasnya. (KLIK-RED)