KLIK.PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar pasar murah, Kamis (20/10). Pasar murah ini sebagai upaya menekan inflasi di tengah kesulitan ekonomi dunia yang terjadi saat ini.
Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor serta Sekretaris Daerah Murung Raya Hermon serta beberapa pejabat di lingkup Pemkab Murung Raya pun meninjau langsung pelaksanaan pasar murah yang dilaksanakan di Stadion Mini Kota Puruk Cahu tersebut.
Kepala Disperindagkop UKM Murung Raya Suria Siri mengatakan penyelenggaraan pasar murah tersebut dalam rangka membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sembako sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
“Sembako yang kami siapkan untuk kecamatan Murung hari ini ada ratusan paket dan sembako ini kami dapatkan dari pihak Bulog. Per paket berisi beras, teh, kopi, gula, minyak goreng, mie instan serta lain-lain kami jual hanya sebesar Rp49.775 dari harga awal 199.100,” jelas Suria.
Dikatakan Suria, inflasi yang terjadi di Kabupaten Murung Raya bagi kebanyakan masyarakat tidak terlalu diributkan, akan tetapi pihaknya berupaya agar inflasi ini tidak menurunkan daya beli masyarakat.
Sementara itu Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor mengatakan inflasi yang terjadi di Kalimantan Tengah per September 2022 lalu mencapai 7,5 persen dan untuk menekan laju inflasi di bulan ini salah satu solusinya dengan melaksanakan pasar murah.
Menurut Rejikinoor, ini agar masyarakat tidak begitu merasakan dampak dari kenaikan harga sembako diharapkan untuk kembali memanfaatkan lahan atau pekarangan kosong dengan menanami berbagai tanaman, contohnya seperti sayur.
“Berdasarkan laporan pihak Disperindagkop UKM tadi inflasi di Murung Raya tidak begitu diributkan oleh masyarakat, akan tetapi bagi pemerintah daerah itu sesuatu yang harus dicari solusinya, seperti pelaksanaan pasar murah ini,” tambah Rejikinoor lagi.(KLIK-RED /*)