KLIK.PALANGKA RAYA - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran memastikan, pemerintah provinsi bersama kabupaten dan kota telah memberi penanganan secara menyeluruh bagi masyarakat yang terdampak banjir.
Hal itu diungkapkannya pada saat memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan dampak banjir di Kalteng, bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (1/11).
"Banjir yang terjadi sampai saat ini setidaknya memberikan dampak pada 10 kabupaten dan kota, 55 kecamatan, 363 desa dan kelurahan, 48.899 Kepala Keluarga, 155.640 jiwa," kata dia.
Sugianto memastikan seluruh kebutuhan masyarakat yang terdampak telah terpenuhi. Selain bantuan kebutuhan pokok, pemerintah bersama TNI dan Polri telah melakukan upaya evakuasi pada daerah yang paling parah.
Dalam hal ini pemerintah telah menambah ketersediaan sarana evakuasi berupa peruhu karet untuk dukungan operasi evakuasi ke kabupaten dan kota, menyediakan 1.000 selimut dewasa dan 1.000 selimut anak, memberikan dukungan layanan dapur umum, dukungan operasi perahu karet.
"Karena bantuan itu tidak dilihat dari sembakonya, tapi bantuan evaluasi dan penyediaan tempat bagi masyarakat yang mengungsi," katanya menegaskan.
Disampaikannya, bahwa untuk memastikan penanganan banjir dilaksanakan dengan baik, pemerintah telah melaksanakan perlindungan masyarakat yang terancam banjir aman dari bahaya banjir dengan melakukan evakuasi atau upaya penyelamatan lainnya.
Selain itu juga dilaksanakan penyiapan tempat-tempat pengungsian dengan fasilitas yang layak bagi masyarakat yang mengungsi, serta memberikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir, berupa air bersih, MCK, dan pelayanan lainnya.
"Kami terus bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota, pihak terkait untuk memastikan semua tertangani," katanya mengakhiri. (KLIK-RED)