KLIK.PURUK CAHU– Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya menggelar workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bagi Kelompok Kerja Guru (KKG SD) Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA, Matematika dan Bahasa Indonesia, Selasa (8/11). Kegiatan ini merupakan upaya mengatasi krisis belajar pascapandemi di daerah itu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya Ferdinand Wijaya dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah yang ke 4 (empat) kegiatan dari 6 (enam) kegiatan yang bekerjasama dengan Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Kalimantan Tengah yang sebelumnya telah dilaksanakan dua kegiatan.
“Kurikulum merdeka dirancang sebagai bagian dari upaya Kemendikbud Ristek untuk mengatasi krisis belajar akibat pandemi, tujuan dari kurikulum merdeka belajar yakni menciptakan pendidikan yang menyenangkan bagi siswa dan guru,” tutur Ferdinand Wijaya.
Ia menjelaskan, pendidikan di Indonesia lebih menekankan pada pengetahuan dari pada aspek. Ketrampilan merdeka belajar juga menekankan pada aspek pengembangan karakter yang sesuai dengan nilai- nilai bangsa Indonesia.
“Menjawab tantangan ini Kemendikbud Ristek RI telah menetapkan peraturan Kemendikbud Ristek RI nomor 56 tahun 2022 tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran (kurikulum merdeka) sebagai penyempurnaan kurikulum sebelumnya.” ungkapnya.
Di akhir sambutannya ia menyampaikan harapan terhadap semua guru-guru peserta workshop, agar mengikuti kegiatan ini dengan baik. Serta mengambil manfaatnya untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap IKM.
“Saya mengharapkan kelompok kerja guru (KKG) SD untuk guru jenjang SD dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) sebagai wadah atau mitra dinas dalam mendukung kebijakan bidang pendidikan di daerah, dalam rangka kita bersama mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Murung Raya,” tutup Ferdinand.
Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Elmorita Herlina menyampaikan bahwa peserta berjumlah 112 orang guru dan untuk kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama satu hari di 4 tempat.
“Bagi kelompok kerja guru (KKG SD) berjumlah 50 orang akan mengikuti kegiatan di aula gedung B, untuk musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) ipa 20 orang guru SMP di aula Inspektorat, (MGMP) matematika 20 orang guru SMP di aula hotel Family, dan (MGMP) Bahasa indonesia berjumlah 22 orang guru SMP di aula Disdikbud,” terang Elmorita Herlina memaparkan.(KLIK-RED)