Home Berita Metropolis Tetap Waspada! Kotim Masih Dibayangi Kebakaran Lahan

Tetap Waspada! Kotim Masih Dibayangi Kebakaran Lahan

  Redaksi   | Selasa , 17 Januari 2023
0e28ced397b2b94dd99c6d34eda33444.jpg
Petugas Disdamkarmat Kotim memadamkan api di sebuah lahan di Jalan Pramuka Sampit, Senin (16/1).

KLIK.SAMPIT - Kabupaten Kotawaringin Timur masih dibayangi oleh kebakaran lahan. Dalam sehari kemarin (16/1) telah terjadi dua titik kebakaran yakni di Jalan Pandawa dan Jalan Pramuka Sampit.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur, mendata ada dua kali pemadaman kebakaran lahan dalam sehari.

Kebakaran lahan pertama terjadi di Jalan pramuka kilometer 3 Sampit, pukul 13.24. Lahan kosong seluas 0,25 hektare ludes terbakar. Diduga ada unsur kesengajaan dalam kebakaran ini. 

Selanjutnya di hari yang sama dalam waktu yang berdekatan juga terjadi kebakaran lahan di Jalan Pandawa, pada pukul 15.35. Lahan seluas 2 hektare juga diduga dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab. 

"Tak bosan kami mengimbau agar jangan ada aktivitas membakar lahan. Sebab kondisi sekarang berbahaya, kebakaran cepat meluas, hingga berpotensi menimbulkan asap," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Hawianan, Selasa (17/1).

Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tak terdapat titik panas di Kotim pada Senin (16/1). Namun ditinjau dari kemudahan kebakaran dari analisa parameter cuaca di Kalimantan Tengah kondisi daratan Kotawaringin Timur berstatus mudah dan sangat mudah terbakar. 

"Berdasarkan citra satelit Himawari-8 Infrared Red Enhanced pukul 07.00 tidak terdapat pertumbuhan awan signifikan di Kotim," ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit Musuhanaya. 

Selain kebakaran lahan maupun hutan, kondisi daratan yang kering ini juga berpengaruh dengan potensi terbakarnya bangunan. Sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap peralatan elektronik dan sumber api di dalam rumah. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami