KLIK.SAMPIT - Pemerintah Kabupeten Kotawaringin Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup setempat mendorong sekolah-sekolah agar melestarikan lingkungan. Salah satunya dengan berupaya untuk menjadi sekolah adiwiyata.
Hal itu diungkapkan Kepala DLH Kotim Machmoer, di sela penyerahan bantuan armada pengangkut sampah untuk SDN 3 Mentawa Baru Hulu, Jumat (3/2). Ia mendorong seluruh sekolah untuk menerapkan program adiwiyata.
Menurut Machmoer, program ini untuk membantu membangun karakter serta sikap peserta didik agar mempunyai kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
"Karena melalui program ini akan dapat mendorong terciptanya kondisi lingkungan yang baik bagi sekolah, terutama anak-anak yang mengenyam pendidikan di sekolah tersebut," ungkapnya.
Dikatakan Machmoer, program adiwiyata akan memberikan nilai positif. Terutama mampu membawa seluruh ekosistem di sekolah dapat peduli dan bertanggungjawab terhadap lingkungan sekolahnya.
"Karenanya sangat penting, program adiwiyata ini kami harapkan dapat terus disukseskan oleh semua sekolah di kota sampit Habaring Hurung. Beberapa penghargaan sudah disabet kota ini dalam beberapa tahun belakangan dalam program adiwiyata," katanya.
Ditambahkannya, pada tahun 2022, sekolah di Sampit, bahkan berhasil mendapat penghargaan nasional, yakni sebagai sekolah adiwiyata mandiri.
"Alhamdulillah Penghargaan adiwiyata diraih MTSN 1 Sampit, diserahkan langsung oleh wakil menteri di Jakarta, " imbuhnya.
Ditambahkannya selaku pembina, DLH Kotim akan berusaha memberikan yang terbaik dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Demi membantu sekolah mewujudkan ini.
"Semoga tahun ini semakin banyak sekolah-sekolah yang ada di bumi Habaring Hurung mampu meraih penghargaan adiwiyata,"tutupnya. (KLIK-RED)