Home Pemerintah Kotawaringin Timur Bupati Kotim : Tolong! Semua Korban Kebakaran Diperhatikan

Bupati Kotim : Tolong! Semua Korban Kebakaran Diperhatikan

  Redaksi   | Sabtu , 15 April 2023
19ec5a65aa42f34f825baa36f677a4af.jpg
Bupati Kotim Halikinnor dan Wakil Bupati Kotim Irawati saat mengunjungi korban kebakaran di Gang Madangkara, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Jumat (14/4).

KLIK. SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta perangkat daerah terkait memantau kondisi korban kebakaran yang belum lama ini terjadi di Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Ketapang. Terutama dari sisi kesehatan dan bahan pangan. 

"Saya minta warga sekitar, kelurahan dan camat untuk ikut membantu serta memperhatikan korban kebakaran ini, agar beban mereka terbantu," kata Halikinnor, Jumat (14/4).

Itu ia ungkapkan saat dirinya meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban. Ia hadir bersama Wakil Bupati Kotim Irawati dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Multazam K Anwar, Kepala Dinas Sosial Wiyono dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan M. Yusuf. 

Halikinnor meminta kepada BPBD, Dinsos dan Dinas Ketahanan Pangan untuk terus memantau kesehatan para korban kebakaran terutama yang tinggal di posko. Karena dirinya menilai tinggal di posko tentu berbeda dengan di rumah, sehingga memungkinkan terjadinya kesehatan akan terganggu. 

"Mereka jangan sampai sakit. Bahan pangan mereka juga diperhatikan, jangan sampai kurang. Itu diperhatikan betul," tegasnya. 

Dirinya sangat prihatin dengan peristiwa yang terjadi di wilayahnya itu karena dalam satu bulan ini khususnya di Kecamatan Baamang telah terjadi tiga kali kebakaran. Oleh sebab itu bantuan akan terus diberikan kepada korban kebakaran. 

"Seperti ini tadi saya menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pangan, peralatan rumah tangga dan pakaian layak pakai, itu bantuan sementara," imbuhnya. 

Dirinya, berharap masyarakat lebih hati-hati terhadap api. Karena menurutnya, api tidak harus musim kemarau, musim hujan juga bisa terjadi kebakaran. Kalau sudah musibah tersebut terjadi, semua harta benda tidak ada yang tersisa.

"Makanya kita harus pasrah dan tabah menerima ujian ini. Semoga ini ada hikmahnya bagi kita semua terutama pelajaran bagi kita," tutupnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami