KLIK.SAMPIT- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen mengantisipasi krisis air bersih dampak kekeringan. Terutama di wilayah Selatan kabupaten itu, seperti yang berlangsung saat ini.
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor meminta warga wilayah Selatan (Samuda) segera melapor ke pihak kecamatan setempat jika mengalami krisis air bersih.
Hal ini disampaikan saat Halikinnor langsung melihat dan mengecek pendistribusian air bersih, khusus kepada warga yang berada di wilayah Selatan ini.
"Kalau ada kesulitan air bersih, kepada masyarakat segera berkomunikasi dengan kepala desa atau lurah untuk menyampaikan kepada camat dan membuat surat bahwa daerah mereka kesulitan air bersih dan perlu air minum," ucap Halikin.
Lanjutnya, surat tersebut nanti akan disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim. Pasalnya pihak BPBD Kotim yang nantinya akan mengkoordinasikan perangkat daerah yang ada untuk menditribusikan air bersih kepada masyarakat.
"Pengiriman bantuan air bersih ke wilayah, setiap RT- RT, setiap warga kita yang membutuhkan itu nantinya akan menggunakan mobil tangki," ujarnya.
Adapun informasi pendistribusian air bersih ini merupakan keperluan air minum untuk masyarakat dan bukan untuk mandi, mencuci atau lainnya.
"Untuk itu kepada masyarakat karena ini tujuannya menghemat air minum dan mulai hari ini dan seterusnya sepanjang kemarau saya intruksi ada 5 mobil tangki untuk membagikan air bersih ini kepada masyarakat," imbuhnya.
Halikinnor berharap, pendistribusian air bersih masyarakat bisa terbantu dan tidak ada yang kesulitan dalam mendapatkan air bersih sepanjang kemarau panjang tahun ini. (KLIK-RED)