KLIK.SAMPIT - Masyarakat di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, sepertinya harus meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya belakangan ini marak terjadi pencurian bahan bangunan.
Seperti yang terjadi di sekitar Komplek Perumahan Graha Pramuka, Gang Saudara, Jalan Pramuka Sampit, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, baru-baru ini.
Di sekitar komplek itu, warga memergoki maling sedang bongkar atap sebuah pondok milik warga.
Gilanya lagi, maling beraksi di siang bolong, berdasarkan informasi dihimpun Klikkalteng.id seorang laki-laki membongkar atap pondok warga, hingga dipergoki warga sekitar.
"Pelaku yang sempat kami pergoki hanya seorang diri. Namun setelah pria itu kabur, kami menemukan sandal lebih dari 1 pasang. Pelaku membongkar atap pondok warga yang baru berdiri beberapa bulan lalu," jelas seorang warga, Januar Ikhsan, Jumat (17/9).
Aksi pencurian atap bangunan pondok warga tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu salah seorang warga curiga dengan adanya pria yang membongkar atap pondok warga.
Ia pun melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT setempat. Setelah itu beberapa orang warga mendatangi lokasi, hingga menginterogasi pelaku.
"Saat saya menelpon pemilik tanah, ternyata tidak ada memerintahkan orang untuk membongkar atap pondok tersebut," kata Janu.
Saat itulah, pelaku mengambil kesempatan untuk lari ke semak-semak. Warga dan Ketua RT setempat yang melakukan pengejaran tidak berhasil menangkapnya.
"Pelaku sangat cepat berlari, dan kami hanya mendapatkan sandalnya saja yang ditinggal tidak jauh dari lokasi tersebut," terang Janu.
Sementara, pelaku beraksi hanya dengan bermodalkan palu. Pihak RT setempat sempat mencari kendaraan atau barang lainnya, namun tidak ditemukan.
"Tampaknya maling ini datang melalui jalur kebun warga. Karena saat lari dirinya terlihat sangat cepat dan mengetahui jalur. Hal itulah yang membuat kami kesulitan menangkapnya," terang Janu. (KLIK-RED)