KLIK.SAMPIT - Kabupaten Kotawaringin Timur ditetapkan berstatus siaga banjir. Pasalnya dalam veberapa waktu belakangan ini intensitas hujan di daerah itu kian meningkat.
"Menyesuaikan dengan perkembangan terkini kondisi cuaca maka kami menetapkan Kabupaten Kotawaringin Timur berstatus siaga bencana banjir selama 90 hari ke depan," ungkap Asisten I Sekretariat Daerah Kotim Rihel, Senin (18/13).
Penetapan ini merupakan hasil dari Rapat Penetapan Status Siaga Darurat Banjir Wilayah Kotim di Gedung Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim.
Ditegaskan Rihel, status ini dapat meningkat apabila kondisi banjir makin parah bahkan mengakibatkan korban.
"Jika nanti dalam kondisi mendesak. Seperti, beberapa desa terendam dalam hitungan hari, lalu misalnya ada korban. Dari status siaga, bisa kami naikkan ke status tanggap darurat," imbuhnya.
Selain mengacu kondisi terkini, status siaga banjir ditetapkan menyusul akan diselenggarakannya Pemilihan Umum 2024.
Menurut Rihel, sebagai salah satu hajat kepentingan nasional. Tentu, pemerintah daerah wajib mengamankan dan menyukseskan gelaran Pemilu.
Seperti diketahui, kondisi geografis Kotim yang berada di daerah aliran sungai membuat wilayah itu rawan bencana banjir. Lalu, seringkali akses jalan di sejumlah wilayah Kotim terputus saat banjir melanda.
"Makanya kami juga mengundang pihak Bawaslu dan KPU. Jadi, supaya mereka mengetahui juga potensi banjir di 2024. Sehingga mereka juga punya skenario untuk melaksanakan pemilu jika banjir melanda," pungkas Rihel. (KLIK-RED)