Home Berita Metropolis Kemunculan Buaya di Kotim Makin Sering, Kasus Serangan Menurun

Kemunculan Buaya di Kotim Makin Sering, Kasus Serangan Menurun

  Sugianto   | Kamis , 28 Desember 2023
b9aee0479e3aa45993154bf5e86e03ba.jpg
Komandan BKSDA Pos Sampit Muriansyah saat mengevakuasi seekor buaya.

KLIK.SAMPIT- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit mencatat sejak 2020 hingga 2023 kasus buaya menyerang manusia di wilayah itu mengalami penurunan. Kendati demikian warga diminta tetap waspada. Pasalnya kemunculan buaya justru semakin sering terjadi. 

"Sejak 2020 hingga 2023 ada penurunan kasus, tapi kami terus mengimbau masyarakat tetap selalu waspada," ucap Muriansyah, Kamis (28/12). 

Menurut Muriansyah, kasus buaya yang muncul di Sungai Mentaya cukup sering, baik yang di laporkan langsung maupun melalui media sosial. Bahkan, baru-baru ini warga kembali dihebohkan dengan video yang beredar di media sosial buaya muncul di Sungai Mentaya. Hal ini membuat warga yang biasa beraktivitas di sekitar sungai menjadi was-was bahkan takut karena buaya tersebut muncul di dekat pemukiman mereka.

"Tahun ini cukup sering buaya muncul, ada puluhan laporan yang masuk," ujarnya.

Lajutnya, pihaknya juga sudah melakukan mitigasi daerah rawan konflik manusia dengan buaya.

"Kami menyita buaya peliharaan masyarakat dan menangkap buaya liar untuk dilepaskan di tempat jauh dari permukiman," ungkapnya.

Selain itu, Muriansyah juga mengimbau masyarakat di sekitar Sungai Mentaya dan daerah lain yang rawan konflik dengan buaya berhati-hati. Pihaknya juga selalu memberikan imbauan secara langsung maupun melalui media cetak dan elektronik.

"Kami juga memasang plang peringatan agar warga lebih waspada," katanya.

Muriansyah membeberkan saat ini belum ada data resmi jumlah buaya di Sungai Mentaya.

"Belum diketahui populasi buaya di Sungai Mentaya karena belum dilakukan survei populasi," pungkas Muriansyah. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami