KLIK.SAMPIT- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengadakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahun 2024 untuk meningkatkan keterampilan masyarakat di daerah itu.
"Kami menyediakan pelatihan berbasis kompetensi pada tahun 2024 ini, yakni untuk meningkatkan keterampilan masyarakat," ucap Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Latihan Kerja Sampit, Idris, Jum'at (16/2).
Idris menyebut pada tahun ini pihaknya membuka sejumlah kejuruan dan program pelatihan yakni, komputer muda, design grafis, garmen atau menjahit, listrik, otomotif sepeda motor, audio/ video dan las.
Adapun menurutnya, pendaftaran PBK 2024 dibagi dalam dua tahap. Pendaftaran PBK tahap satu dimulai (5/2) hingga (23/2). kemudian seleksi tertulis dan wawancara (26/2) hingga 28/2), pengumuman dan daftar ulang 29 Februari 2024, dan pembukaan pelatihan (1/3).
"Nanti ada tahapan tes tertulis, tesnya online dan semua pakai handpone nanti begitu selesai mengerjakan soal. Kelihatan itu skornya, selanjutnya tes wawancara terkait materi minat bakat peserta dalam mengikuti pelatihan ini dan komitmen menyelesaikan pelatihan ini," ungkapnya
Adapun tahap pertama ini yakni operator komputer muda 260 jp/ 33 hari kerja (4/3) hingga (30/4), designer grafis muda 260 jp/ 33 hari kerja 4/3) hingga (30/4) dan (bakeri) pembuatan roti dan kue kering 180 jp/ 23 hari kerja (4/3) hingga (16/4) dan tahap dua belum di beberkan.
"Untuk biaya pendaftaran dan pelatihan sepenuhnya gratis, bahkan peserta pelatihan mendapat beberapa fasilitas dari pemerintah berupa uang saku, seragam pelatihan, tas, ATK, modul pelatihan, sepatu kerja, asuransi ketenagakerjaan, konsumsi, sertifikat UPTD BLK, dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)," ujarnya.
Lanjutnya, syarat pendaftaran antara lain, tidak sedang sekolah atau kuliah, minimal usia 17 tahun dan dan telah memiliki KTP, fotokopi KTP 3 lembar, fotokopi ijazah 3 lembar, fotokopi kartu keluarga 3 lembar, foto ukuran 3x4 cm latar merah 4 lembar, dan stopmap.
"Kuota PBK ini terbatas, untuk setiap kejuruan. Dilakukan seleksi bagi pendaftar, sehingga diharapkan setiap pendaftar betul-betul mempersiapkan diri," ajaknya.
Selain itu menurut Idris pelatihan kerja ini merupakan program rutin Disnakertrans Kotim melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK). Program ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kerja yang mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan sesuai bidang kejuruan.
"Saya berharap bagi yang mengikuti pelatihan ini harus betul-betul mengikutinya. Jangan sampai putus ditengah jalan dan juga peserta yang ikut pelatihan ini bisa lebih mandiri dalam mengembangkan keahliannya," pungkas Idris. (KLIK-RED)