KLIK.SAMPIT- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur mencatat ada 9 desa di wilayah itu yang terdampak banjir. Banjir ini merupakan akibat intensitas hujan cukup tinggi beberapa hari ini dengan debit air berkisar 100 sentimeter hingga 170 sentimeter .
"Berdasarkan data kami ada 9 desa dari 2 kecamatan di Kotim yang dilanda banjir, ini kemungkinan lantaran intensitas hujan yang cukup tinggi di sana," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, Minggu (18/2)
Multazam merinci ada 7 desa di Kecamatan Cempaga Hulu yang dilanda banjir, yakni Desa Selucing, Desa Pelantaran, Sei Ubar Mandiri, Pantai Harapan, Bukit Raya, Sudan, dan Desa Parit. Sementara 2 desa di Kecamatan Cempaga, yakni Desa Rubung Buyung dan Desa Patai.
Menurutnya, pihaknya sudah memantau sejumlah desa yang dilanda banjir. Dan yang paling banyak warga terdampak di Desa Sei Ubar.
Adapun dari laporan pihaknya di Kecamatan Cempaga Hulu yakni Desa Selucing banjir sudah surut, sedangkan Desa Pelantaran juga sudah mulai surut.
Adapun di Desa Sei Ubar Mandiri, tidak ada pengungsi, hanya saja rumah yang terdampak mencapai 96 rumah, yang dihuni 96 kepala keluarga. Rata-rata ketinggian air kurang lebih 95 cm.
Desa Pantai Harapan, jumlah rumah yang terdampak yakni 90 buah, yang dihuni 90 kepala keluarga, dengan ketinggian air rata 70 cm hingga 90 cm.
Desa Bukit Raya hanya 5 buah rumah yang terdampak, namun ketinggian banjir mencapai 1,6 meter. Sedangkan di Desa Sudan dan Parit banjir hanya menggenangi jalan dan halaman rumah warga.
Sementara di Kecamatan Cempaga, yakni di Desa Rubung Buyung ada 5 buah rumah yang terdampak dengan ketinggian air kurang lebih 1,7 meter. Sedangkan di Desa Pantai air hanya menggenangi pekarangan rumah warga.
"Kami akan terus memantau perkembangan kondisi banjir di sejumlah desa tersebut dan kami berharap mudahan genangan air segera surut," pungkas Multazam. (KLIK-RED)