Home Pemerintah Kotawaringin Timur Jumlah Penduduk Miskin di Kotim Mencapai 26.570 Jiwa

Jumlah Penduduk Miskin di Kotim Mencapai 26.570 Jiwa

  Sugianto   | Jumat , 26 Juli 2024
2167192685c30236a1d7cbb4cfbc4121.jpg
Assisten II Setda Kotim Alang Arianto.

KLIK.SAMPIT- Asisten II Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Alang Arianto membeberkan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat bahwa tingkat kemiskinan Kabupaten Kotim tahun 2023 adalah 5,69 persen dengan jumlah penduduk miskin sebesar 26.570 jiwa.

"Jumlah penduduk miskin di Kotim sebesar 5,69 persen atau sebesar 26.570 jiwa," ucap Alang, Jum'at (26/7).

Hal itu disampaikannya saat Pemkab Kotim menggelar acara pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Kotim tahun 2024.

Dirinya menjelaskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotim tahun 2021-2026, penurunan angka kemiskinan menjadi salah satu target indikator kinerja utama daerah yang harus dicapai.

"Memang kita ada sedikit penurunan tingkat kemiskinan yakni sebesar 0,26 persen dari tahun 2022 sebesar 5,95 persen. Dan dari segi jumlah penduduk miskin juga terjadi penurunan sebesar 990 jiwa dari tahun 2022 yang sebesar 27.560 jiwa," terangnya.

Pihaknya menyadari bahwa untuk menurunkan angka kemiskinan diperlukan kerja keras dan komitmen penuh dari semua pihak. Langkah-langkah penanggulangan kemiskinan tidak dapat ditangani sendiri oleh satu sektor tertentu.

Lanjutnya, langkah tersebut harus ditanggulangi dengan multi sektor dan lintas sektor dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pencapaian program yang dijalankan.

"Dimulai dengan mensinergikan semua program-program dari pusat sampai daerah termasuk memaksimalkan verifikasi dan validasi data masyarakat miskin," ungkapnya.

Adapun berdasarkan data BPS tahun 2022 bahwa kemiskinan ekstrem Kabupaten Kotim sebesar 1,79 persen dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebanyak 8.290 jiwa dan tertinggi se-Kalimantan Tengah. 

"Kita berharap dengan kolaborasi program dan kegiatan mulai dari Pusat, Provinsi, Kabupaten

sampai dengan desa angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem akan turun," tandas Alang. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami