KLIK. SAMPIT – Sebuah rumah semi permanen di Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, nyaris habis dilalap api, Rabu sore (2/10). Diduga kebakaran terjadi karena pemilik rumah lupa mematikan api tungku setelah memasak.
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 17.59 WIB, saat warga setempat, Putri Regina, melihat api pertama kali muncul dari dapur rumah Nurhasanah (31).
“Tadi habis masak pakai kayu api. Kata pemiliknya apinya sudah mati, tapi ternyata malah jadi besar,” ujar Regina.
Panik, Regina langsung meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api dengan cara manual. Setelah berjuang bersama, api berhasil dipadamkan sebelum melahap seluruh rumah. Meski begitu, dapur rumah tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) menerima laporan kebakaran tersebut dan segera mengirimkan tim ke lokasi. Saat mereka tiba, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan pendinginan area kebakaran.
“Kebakaran ini diduga akibat tungku api yang tidak dimatikan sepenuhnya. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta,” jelas Kasi Disdamkarmat, Heri Wahyudi.
Heri juga mengimbau agar warga lebih waspada terhadap penggunaan api, terutama saat memasak. “Selalu pastikan api sudah benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur untuk menghindari kejadian serupa,” tambahnya.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, kerjasama warga dalam menangani kebakaran ini patut diacungi jempol, berhasil menyelamatkan rumah Nurhasanah dari kerusakan yang lebih parah. (KLIK-RED)