Home Peristiwa Dua Orangutan Resahkan Warga Bagendang Hilir, Ini Hasil Observasi BKSDA

Dua Orangutan Resahkan Warga Bagendang Hilir, Ini Hasil Observasi BKSDA

  Sugianto   | Kamis , 10 Oktober 2024
b50f232202f76527ee2d584c1d6f2db7.jpg
Penampakan orangutan yang bergelantungan di pohon kebun warga di Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur.

KLIK.SAMPIT – Warga Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengaku resah dengan kemunculan dua ekor orangutan.

Orangutan tersebut terpantau berjumlah dua individu, satu di antaranya sudah berusia dewasa, sedangkan satu ekor lainnya masih kecil. Keduanya terlihat, Selasa (8/10), bergelantungan di pohon dan merusak tanaman kelapa sawit milik warga setempat.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah mengatakan pihaknya telah meninjau lokasi tersebut.

"Petugas Resort Sampit telah melakukan observasi di lokasi kemunculan dan gangguan orangutan di kebun kelapa sawit milik warga bernama Agus, di Gang Bunga Dahlia, Desa Bagendang," ujar Muriansyah, Rabu (9/10).

Ia menjelaskan, saat pihaknya melakukan observasi, orangutan tersebut tidak ditemukan. Namun, petugas menemukan tanda-tanda keberadaan orangutan di lokasi tersebut.

Keberadaan orangutan diketahui dari ditemukannya sarang kelas 1 sebanyak tiga buah, sarang kelas 2 sebanyak lima buah, dan sarang kelas 3 sebanyak tiga buah.

"Jadi, dari hasil observasi, keberadaan orangutan di lokasi tersebut memang benar adanya," jelasnya.

Lebih lanjut, Muriansyah menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan kebun kelapa sawit yang tidak terurus dan telah ditumbuhi semak belukar serta pepohonan, dengan luas sekitar 3,5 hektare.

"Kebun yang tidak terurus ini berada di samping kebun milik Pak Agus," ungkapnya.

Di kebun milik Pak Agus, petugas juga menemukan ratusan batang kelapa sawit yang telah rusak pada bagian umbutnya. Luas kebun Pak Agus sekitar 3,5 hektare.

Selain itu, petugas juga melakukan penyisiran di kebun milik Pak Purba yang lokasinya berdekatan dengan kebun Pak Agus. Di kebun Pak Purba, orangutan juga merusak dan memakan umbut kelapa sawit yang baru ditanam, namun orangutan tersebut tetap tidak ditemukan.

"Petugas kemudian memberikan pengarahan agar segera melapor jika orangutan terlihat lagi. Petugas juga menjelaskan perilaku orangutan kepada Pak Agus dan Pak Purba," tandas Muriansyah. (KLIK-RED) 

Baca Juga

Ikuti Kami