KLIK.SAMPIT – Warga Desa Baung, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, memutuskan menyerahkan seekor anak orangutan yang sempat dipelihara selama sepekan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit.
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah, mengungkapkan pihaknya menerima laporan berupa video dan foto dari warga pada Kamis (5/12). Laporan tersebut menginformasikan adanya anak orangutan yang dirawat oleh warga setempat.
“Kami mendapat informasi bahwa ada warga di Desa Baung yang ingin menyerahkan seekor anak orangutan. Berdasarkan video berdurasi 36 detik, anak orangutan itu terlihat sehat dan ditempatkan dalam kandang kayu,” ujar Muriansyah, Sabtu (7/12).
Anak orangutan itu diduga telah dipelihara selama sekitar satu minggu. Menurut Muriansyah, warga yang memelihara anak orangutan tersebut sadar bahwa satwa tersebut termasuk hewan yang dilindungi oleh undang-undang, sehingga mereka bersedia menyerahkannya kepada pihak berwenang.
“Warga mengajukan syarat agar kami mengambilnya langsung di lokasi. Kami berencana segera berangkat bersama tim dari SKW 2 BKSDA Kalteng dan OFI (Orangutan Foundation International) untuk melakukan evakuasi,” jelasnya.
Muriansyah mengimbau masyarakat agar tidak memelihara atau menangkap satwa liar, terutama yang dilindungi. “Kami harap masyarakat segera melapor ke BKSDA jika menemukan satwa liar di luar habitatnya,” tandasnya.
Langkah ini penting untuk mendukung upaya pelestarian satwa liar, khususnya orangutan, yang populasinya terus menurun akibat perburuan dan hilangnya habitat alami mereka. (KLIK-RED)