KLIK.SAMPIT –Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Pasar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Pangan Sedunia (HPS), di Taman Kota Sampit, Rabu (16/10). Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang ingin mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.
Warga berharap pemerintah setempat terus mengadakan pasar murah, mengingat harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih bersahabat, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan lebih mudah.
Salah seorang warga, Warni, mengungkapkan rasa senangnya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai, keberadaan pasar murah ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
"Kami senang dengan adanya kegiatan ini. Lebih murah, sehingga uangnya bisa digunakan untuk keperluan lain, terutama di saat harga barang harian sedang naik," kata Warni.
Senada dengan Warni, Norsehah, seorang ibu rumah tangga, juga mengaku bahagia dengan adanya pasar murah. Ia mengucapkan terima kasih karena di acara ini, harga kebutuhan pokok lebih terjangkau.
"Sebagai ibu rumah tangga, kami sangat senang. Berbelanja di sini membuat pengeluaran kami lebih hemat dibandingkan dengan harga pasar pada umumnya," ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat terus menggelar pasar murah ini, karena harga kebutuhan pokok yang dijual sangat terjangkau, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan lebih mudah.
"Mudah-mudahan pemerintah terus mengadakan pasar murah agar warga yang kurang mampu juga bisa membeli pangan dengan harga terjangkau," imbuh Norsehah.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melakukan aksi nyata yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Sepnita, menjelaskan bahwa kali ini pihaknya menyediakan berbagai komoditas yang cukup lengkap.
Beberapa barang yang disediakan antara lain beras, telur, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, aneka cabai, sayur-mayur, dan buah-buahan.
"Selain itu, beberapa UMKM juga ikut bergabung, seperti penjualan produk beku (frozen food), dan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga ada penjualan paket sembako murah," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa paket sembako yang dijual senilai Rp150.000 disubsidi menjadi Rp100.000, sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp50.000. Ia berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam menjangkau harga kebutuhan pokok.
"Yang jelas lebih murah karena ini langsung dijual oleh petani, dan kami juga mengambil dari distributor. Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat kita," tutupnya. (KLIK.RED)