Home Berita Metropolis Waspada DBD! Kadinkes Kotim Ingatkan Pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk

Waspada DBD! Kadinkes Kotim Ingatkan Pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk

  Sugianto   | Jumat , 06 Desember 2024
87224a8830a366e4be9d34fc5cb0e177.jpg
Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi saat diwawancarai wartawan.

KLIK.SAMPIT – Musim hujan kembali melanda Kotawaringin Timur (Kotim), dan masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, menekankan pentingnya langkah pencegahan, terutama jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kami meminta masyarakat waspada terhadap penyakit DBD. Apalagi saat ini musim hujan bisa menyebabkan genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk," ujar Umar, Jumat (6/12).

Sebagai langkah antisipasi, Umar menginstruksikan seluruh petugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Puskesdes untuk selalu siaga di tempat tugas mereka. "Saya sudah minta teman-teman tetap standby agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat selalu tersedia," katanya.

Selain itu, Dinkes Kotim juga memprioritaskan ketersediaan stok obat-obatan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Umar menjelaskan, pencegahan penyakit DBD lebih efektif dilakukan dengan memberantas sarang nyamuk ketimbang hanya mengandalkan fogging.

"Penyemprotan fogging sebenarnya tidak efektif memberantas nyamuk. Yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan, menutup genangan air, dan menimbun barang bekas agar nyamuk tidak punya tempat bertelur," tambahnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sampit mengeluarkan peringatan dini terkait intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut.

"Curah hujan tinggi diperkirakan berlangsung sepanjang Desember. Warga diimbau waspada terhadap potensi banjir dan penyakit yang bisa timbul akibat genangan air," kata Rizaldo Raditya, prakirawan cuaca BMKG H Asan Sampit, Selasa (3/12).

Dengan musim hujan yang diprediksi terus berlangsung, Umar Kaderi berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran DBD.

"Pola hidup sehat dan bersih adalah kunci utama melindungi diri dari penyakit," pungkasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami