Home Berita Metropolis PT BMW dan Warga Desa Karang Tunggal Capai Kesepakatan Soal Land Clearing

PT BMW dan Warga Desa Karang Tunggal Capai Kesepakatan Soal Land Clearing

  Redaksi   | Sabtu , 21 Desember 2024
03f26658b4744cd8fabd294013769a97.jpg
Pengecekan lahan yang akan dilakukan land clearing oleh PT Bumi Makmur Waskita.

KLIK.SAMPIT – PT Bumi Makmur Waskita (BMW), perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, akhirnya mencapai kesepakatan dengan warga Desa Karang Tunggal terkait pembukaan lahan (land clearing). Kedua pihak menyepakati penyelesaian masalah tanpa merugikan salah satu pihak.

Kepala Teknik Tambang PT BMW  Harianto, mengungkapkan bahwa pembahasan terkait persoalan tersebut telah dilakukan pada 19 September 2024. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat bahwa segala persoalan akan diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.

“Masalah pembukaan lahan akan diselesaikan dengan melibatkan masyarakat yang terdampak langsung. Semua dilakukan untuk memastikan tidak ada yang dirugikan,” ujar Harianto, Sabtu (21/12).

DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Komisi II sebelumnya juga telah memberikan saran agar penyelesaian konflik cukup dilakukan langsung antara PT BMW dan warga yang terdampak tanpa melibatkan pihak lain yang tidak berkepentingan.

Sebagai langkah antisipasi, DPRD mengimbau agar tidak ada aktivitas di lahan yang masih dalam sengketa hingga masalah tuntas. Namun, lahan yang sudah dinyatakan aman dapat digunakan kembali untuk kegiatan operasional.

Harianto juga menegaskan bahwa PT BMW tidak akan mentolerir campur tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan dapat memperkeruh situasi demi kepentingan pribadi atau kelompok. Jika hal tersebut terjadi, PT BMW siap menempuh jalur hukum, baik pidana maupun perdata.

“Kami berkomitmen untuk segera menyelesaikan permasalahan ini demi kebaikan bersama,” tegas Harianto.

Adapun kesepakatan ini diharapkan menjadi solusi damai dan terkoordinasi antara warga dan perusahaan, sehingga kegiatan land clearing dapat berjalan lancar tanpa hambatan. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami