KLIK.SAMPIT – Arus mudik Lebaran 2025 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diprediksi mengalami lonjakan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim memperkirakan peningkatan jumlah pemudik mencapai 10-15 persen akibat libur panjang dan cuti bersama yang dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung.
"Kami memperkirakan arus mudik tahun ini meningkat baik yang datang maupun pergi, sekitar 10-15 persen. Hal ini karena adanya libur panjang yang memungkinkan lebih banyak warga melakukan perjalanan," ujar Pelaksana Tugas Kepala Dishub Kotim Rody Kamislam, Jumat (7/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Dishub telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan pemudik. Salah satunya adalah pendirian posko-posko informasi di sejumlah titik strategis.
"Kami akan mendirikan posko di beberapa lokasi dan menempatkan petugas Dishub sebagai pusat informasi bagi pemudik," tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan sarana transportasi darat dan laut. Terminal Patih Rumbih yang menjadi titik transit antar-kabupaten dan antarprovinsi turut mendapat perhatian khusus.
"Bus Damri kini melayani rute Palangka Raya-Pangkalan Bun dan Palangka Raya-Banjarmasin. Kami akan terus memantau dan memastikan kenyamanan serta keselamatan pemudik," jelas Rody.
Tak hanya jalur darat dan laut, Dishub juga berkoordinasi dengan pengelola Bandara H. Asan Sampit guna memastikan arus mudik melalui jalur udara berjalan lancar.
"Keseluruhan langkah ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan memastikan perjalanan mudik tahun ini lebih aman dan tertib," tandasnya. (KLIK-RED)