Home Berita Metropolis Rawat Toleransi, Umat Konghucu di Sampit Bagikan Takjil Buka Puasa

Rawat Toleransi, Umat Konghucu di Sampit Bagikan Takjil Buka Puasa

  Sugianto   | Minggu , 16 Maret 2025
08be3d3ec1e8991eb4552c3b36a9ace6.jpg
Umat Konghucu di Sampit membagikan takjil gratis kepada warga yang melintas di deoan Kelenteng Kong Miao Litang, Minggu (16/3).

KLIK.SAMPIT – Umat Konghucu di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunjukkan semangat toleransi dengan membagikan takjil atau makanan berbuka puasa kepada pengendara yang melintas di depan Kelenteng Harmoni Kehidupan, Sampit, Minggu sore (16/3). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.

"Kami hari ini berbagi kasih kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa melalui pembagian takjil," ujar Wenshi Suhardi, tokoh agama Konghucu di Kotim.

Pembagian takjil dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Pengendara sepeda motor, mobil, serta pejalan kaki yang melintas di depan kelenteng langsung menerima takjil secara gratis. Antusiasme warga cukup tinggi, hingga dalam waktu kurang dari 15 menit, 250 paket takjil yang disediakan habis dibagikan.

Menurut Suhardi, kegiatan ini bertujuan untuk menghormati masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Dengan adanya pembagian takjil, umat Muslim yang masih dalam perjalanan dapat membatalkan puasanya tepat waktu.

"Ini bentuk penghormatan kami kepada umat Islam yang berpuasa di bulan Ramadan. Kami ingin memberi motivasi serta mempererat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kotim," tambahnya.

Suasana penuh kehangatan terasa selama kegiatan berlangsung. Selain berbagi takjil, warga juga disuguhkan atraksi barongsai yang menjadi daya tarik bagi pengguna jalan. Suara tabuhan tambur mengiringi gerakan lincah barongsai yang beraksi di halaman kelenteng, menambah kemeriahan acara.

Warga yang melintas tampak antusias, bahkan beberapa di antaranya menyempatkan diri berfoto bersama pemain barongsai.

"Melalui barongsai ini, kami ingin memberikan hiburan bagi saudara-saudara Muslim yang menjalankan ibadah puasa agar semakin semangat dalam menunaikan ibadahnya," tandas Suhardi.

Sebagai informasi, Kelenteng Kong Miao Litang atau Harmoni Kehidupan yang terletak di Jalan MT Haryono, Sampit, dibangun pada tahun 2000. Kelenteng ini menjadi simbol perjalanan panjang etnis Tionghoa di Borneo, khususnya di Kotim. Tempat ini juga menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai toleransi, persatuan, dan harmoni dapat tumbuh dalam keberagaman. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami