Home Berita Metropolis Harga Ayam dan Cabai Naik Tajam di Sampit Pasca Iduladha

Harga Ayam dan Cabai Naik Tajam di Sampit Pasca Iduladha

  Sugianto   | Minggu , 08 Juni 2025
2e42b856be9f322b0ee175b530c7e53c.jpg
Suasana di pasar tradisional di Sampit pasca Iduladha.

KLIK.SAMPIT – Sehari setelah perayaan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kenaikan signifikan. Dua komoditas yang mengalami lonjakan paling mencolok adalah ayam potong dan cabai rawit.

Sanah, pedagang ayam potong di Pasar Sampit, menyampaikan bahwa harga ayam kini mencapai Rp40 ribu  per kilogram. Kenaikan ini sudah terjadi sejak menjelang hari raya.

“Sebenarnya kemarin sudah naik ke Rp35 ribu, tapi sekarang sudah tembus Rp40 ribu per kilogram. Biasanya memang begitu kalau menjelang hari besar, harga pasti naik,” ujar Sanah, Sabtu malam (7/6).

Ia menjelaskan, tingginya permintaan masyarakat saat Iduladha menjadi faktor utama kenaikan harga, disertai terbatasnya stok dan distribusi ayam dari peternak.

“Meski mahal, tetap banyak yang beli. Karena ayam jadi kebutuhan utama, terutama saat perayaan seperti ini,” tambahnya.

Menurut Sanah, fenomena naiknya harga ayam menjelang dan sesudah hari besar keagamaan sudah menjadi hal yang biasa terjadi setiap tahun.

Selain ayam, harga cabai rawit juga melonjak tinggi. Berdasarkan pantauan di pasar, harga cabai rawit kini menyentuh Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan ini disampaikan oleh Neti Herawati, pedagang cabai di pasar tersebut.

“Kemarin masih Rp80 ribu, tapi sekarang sudah naik jadi Rp100 ribu per kilogram,” ungkap Neti.

Meski terjadi lonjakan harga, aktivitas jual beli di pasar tetap ramai. Warga tetap membeli kebutuhan pokok karena dianggap penting untuk keperluan masak dan konsumsi keluarga selama masa perayaan. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami