KLIK.SAMPIT – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau masyarakat agar lebih cerdas dalam mengelola sampah, khususnya sampah plastik yang menjadi salah satu penyebab utama pencemaran lingkungan dan banjir.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Kotim Marjuki, menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bijak.
“Dalam menjaga lingkungan, kita harus punya tekad besar untuk mengurangi sampah plastik. Nantinya, di pusat-pusat pasar, volume sampah plastik akan diminimalkan,” kata Marjuki, Senin (9/6).
Ia menyoroti maraknya sampah plastik seperti bekas es, sedotan, dan tusuk pentol yang dibuang sembarangan ke drainase. Hal ini, menurutnya, dapat menyebabkan penyumbatan saluran air yang berujung pada banjir.
Marjuki menyebutkan bahwa ke depan, penggunaan kantong plastik dalam aktivitas perbelanjaan tidak akan diperkenankan lagi.
“Sebagai solusinya, masyarakat diimbau untuk membawa wadah belanja sendiri dari rumah. Langkah ini penting untuk menekan produksi sampah plastik,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam mengurangi timbulan sampah plastik yang mencemari lingkungan.
Selain itu, Marjuki juga mengingatkan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan tidak sembarangan, termasuk saat berada di dalam kendaraan.
“Kalau punya sampah di mobil atau kendaraan, jangan dibuang sembarangan. Hentikan polusi plastik dan mulai memilah sampah. Bukan hanya dari diri sendiri, tapi juga di lingkungan sekitar,” imbaunya.
Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dapat terus meningkat, karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan ini.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya pelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” pungkas Marjuki.(KLIK-RED)