KLIK.SAMPIT – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai setiap Minggu pagi di kawasan Taman Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan yang digelar rutin setiap pekan, menjadi magnet bagi warga dari berbagai kalangan.
Pantauan di lapangan, ratusan warga memadati area CFD, Minggu (6/7). Mereka memanfaatkan momen ini untuk berolahraga seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, hingga mengikuti senam massal bersama di ruang terbuka.
CFD digelar setiap Minggu pagi, mulai pukul 05.30 hingga 08.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Yos Sudarso, S. Parman, dan D.I. Panjaitan ditutup sementara untuk kendaraan bermotor.
"Kami hampir setiap Minggu datang ke CFD di Taman Kota Sampit. Ini jadi kegiatan rutin kami bersama teman atau keluarga," ujar Antoni, salah satu pengunjung.
Antoni menyebutkan, dirinya kerap menikmati suasana CFD yang ramai dan meriah. Selain bisa berolahraga, ia juga senang mencicipi aneka kuliner yang dijual di lokasi kegiatan.
"Kadang datang sama keluarga, kadang sama teman. Yang jelas selalu ramai dan seru. Setelah olahraga, saya biasa makan bubur ayam, gudeg, atau jajan gorengan," katanya.
Tak hanya menjadi ruang untuk hidup sehat, CFD juga turut menggeliatkan perekonomian masyarakat. Sejumlah pelaku usaha kuliner dan UMKM hadir menjajakan dagangan mereka, mulai dari makanan tradisional hingga jajanan kekinian.
Kehadiran para pedagang ini menjadi daya tarik tambahan bagi warga yang datang. CFD kini menjadi perpaduan antara aktivitas fisik, hiburan, dan penguatan sektor ekonomi kreatif lokal.
"Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan makin ditingkatkan. Dinas terkait juga bisa lebih memperhatikan fasilitas dan penataan agar semakin nyaman bagi masyarakat," harap Antoni.
CFD di Taman Kota Sampit telah berkembang menjadi ruang publik yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal. (KLIK-RED)