Home Peristiwa Diduga Kelebihan Muatan, Truk CPO Tak Kuat Nanjak di Desa Pundu

Diduga Kelebihan Muatan, Truk CPO Tak Kuat Nanjak di Desa Pundu

  Sugianto   | Rabu , 06 Agustus 2025
53f47c146b699b16a6b5b8837fce0d4f.jpg
Truk CPO tergulang usai tidak kuat nanjak di wilayah Cempaga Hulu, Rabu (6/8)

KLIK.SAMPIT – Sebuah truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) diduga mengalami kelebihan muatan hingga tidak kuat menanjak di Jalan Tjilik Riwut Km 95, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur. Peristiwa itu terjadi Rabu (6/8) sekitar pukul 05.00 WIB.

Truk sempat mundur beberapa meter sebelum akhirnya terguling ke sisi jalan. Kejadian ini membuat arus lalu lintas tersendat cukup lama.

“Saya kira penyebab utamanya karena truk kelebihan kapasitas makanya terbalik,” ujar Laila, warga setempat.

Ia menambahkan, jika penyebabnya ban pecah, biasanya terdengar suara letusan keras. Namun sebelum truk tersebut terguling, tidak ada suara letusan.

“Kalau ban pecah biasanya ada letusan, ini tadi truknya oleng dulu baru terbalik,” tambahnya.

Berdasarkan video yang beredar, tampak truk CPO terbalik hingga minyak di dalam tangki meluber ke jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, tumpahan minyak membuat jalan licin dan menimbulkan kemacetan panjang.

“Alhamdulillah sopir selamat. Tapi jalan sempat macet karena truknya terguling tepat di tengah jalan. Kemacetan baru terurai setelah polisi datang ke lokasi,” imbuh Laila.

Kapolsek Cempaga Hulu, Ipda Edi Haryanto, mengatakan pihaknya langsung turun tangan setelah mendapat laporan. Tumpahan CPO membuat jalan licin dan membahayakan pengguna jalan.

“Untuk mengantisipasi kecelakaan serta mengurai kemacetan, sejumlah anggota Polsek Cempaga Hulu langsung ke lokasi,” ujarnya.

Menurut Edi, evakuasi dilakukan bersamaan dengan pengaturan arus lalu lintas sistem buka tutup. Pembersihan jalan dilakukan secara bertahap menggunakan air, dibantu tim pemadam kebakaran Kecamatan Cempaga Hulu.

“Kami lakukan pengaturan hingga arus mulai lancar. Pembersihan jalan kami lanjutkan bersama Damkar untuk menghilangkan sisa minyak yang membahayakan pengendara,” tambahnya.

Ia mengingatkan para sopir agar tidak memaksakan muatan melebihi kapasitas. “Kami juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi kejadian, karena kemungkinan masih ada sisa minyak yang membuat jalan licin,” tandasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami