KLIK.SAMPIT – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pelatihan penguatan wawasan kebangsaan, Rabu (13/8). Acara yang berlangsung di Aula Anggrek Tewu lantai II Setda Kotim ini diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota muda, dan calon anggota PWI.
Mengusung tema “Bersama Pers, Merawat Kedaulatan, Menggerakkan Kemajuan”, pelatihan menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim Eddy Hidayat Setiadi.
Eddy menegaskan, pers dan aparatur pemerintah memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa.
“Wawasan kebangsaan adalah cara pandang demi kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa di tengah keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya, nilai persatuan harus selalu diutamakan. “Tanpa pemahaman ini, masyarakat mudah terpecah,” tegasnya.
Peserta pelatihan tampak antusias. Hasan, pegawai Pengadilan Negeri Sampit, mengaku mendapat pengetahuan baru terkait perbedaan berita jurnalistik dan berita instansi. “Kalau jurnalis lebih detail, sedangkan berita instansi lebih singkat,” tuturnya. Ia juga merasa wawasan kebangsaannya semakin mantap.
Ketua PWI Kotim Siti Fauziah, menekankan bahwa pelatihan ini bertujuan menanamkan nilai kebangsaan, memperkuat semangat persaudaraan, dan meningkatkan peran media bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial.
“Di era arus informasi cepat, pers dan pemerintah harus memegang teguh nilai kebangsaan agar berita yang disampaikan mencerahkan, bukan memecah belah,” katanya.
Siti berharap kegiatan serupa rutin digelar agar nilai-nilai kebangsaan terus tertanam, khususnya bagi generasi muda di dunia jurnalistik dan pemerintahan.
Acara ini menjadi momentum penting bagi PWI Kotim dan pemerintah daerah untuk memperkokoh persatuan di tengah keberagaman, sekaligus meningkatkan keterampilan jurnalistik peserta demi kemajuan daerah dan bangsa. (KLIK-RED)