KLIK.SAMPIT – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali meneguhkan keteladanan Rasulullah. Ketua Tanfiziah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kotawaringin Timur (Kotim), Kiai Achmad Robita Ebit, menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW harus dijadikan idola sepanjang zaman, bukan sekadar sosok yang hanya dikenang setiap peringatan Maulid.
Menurutnya, kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah rahmat bagi seluruh alam. Kehadirannya membawa perubahan besar, dari era jahiliyah yang gelap menuju peradaban Islam yang penuh cahaya. “Nabi hadir laksana oase di tengah padang pasir kejahiliyahan, menghapus dahaga di tengah kebobrokan zaman menuju gemilangnya peradaban Islam,” ujarnya, Jumat (5/9).
Kiai Robita menilai, di tengah tantangan zaman modern yang sarat krisis moral, umat Islam harus menghadirkan sosok Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak Nabi yang penuh kasih sayang, kejujuran, dan keadilan harus dijadikan teladan lintas generasi.
“Maulid Nabi jangan hanya diperingati dengan meriah, tetapi harus mampu menjadi refleksi nyata. Dengan meneladani Rasulullah, umat tidak akan kehilangan arah dan tetap kokoh menghadapi derasnya arus globalisasi,” tegasnya.
Ia mengingatkan, menjadikan Nabi sebagai idola tidak hanya sebatas ucapan, melainkan diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan kepedulian sosial. “Inilah saatnya umat benar-benar menghadirkan Rasulullah dalam kehidupan. Dengan begitu, kita tidak akan pernah mengalami krisis keteladanan,” pungkas Ketua NU Kotim itu. (KLIK-RED)