KLIK.SAMPIT – Akses utama antar-desa di Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), lumpuh total usai diguyur hujan deras, Kamis (11/9). Jalan kabupaten yang menjadi urat nadi warga Desa Tanjung Harapan, Agung Mulya, hingga Beringin Agung, putus tersapu air.
“Gorong-gorongnya jebol, tanah di sekitarnya terkikis, akhirnya jalan ambles. Sekarang kendaraan tidak bisa lewat,” ujar Camat Telaga Antang, Sudar, Jumat (12/9).
Ia menjelaskan, lokasi jalan yang terputus berada di dataran rendah, tepatnya di area perkebunan warga. Selama ini, aliran air hanya mengandalkan gorong-gorong yang kini tidak mampu menahan derasnya debit hujan.
Akibat kondisi ini, aktivitas masyarakat menjadi terganggu. Para pelajar harus menempuh jalur memutar untuk ke sekolah, sementara truk angkutan sawit terpaksa mencari jalan alternatif sejauh lebih dari 15 kilometer.
“Selain aktivitas warga, anak-anak sekolah juga terdampak. Mereka terpaksa memutar jauh, sehingga butuh waktu lebih lama sampai sekolah,” tambah Sudar.
Warga sempat melakukan upaya darurat dengan menumpuk kayu di lokasi, namun hanya bertahan sebentar. Camat menegaskan, masyarakat berharap perbaikan dilakukan secara serius, bukan sekadar tambal sulam.
“Kami sudah melaporkan ke dinas terkait. Harapan besar masyarakat, jalan ini bisa masuk anggaran perubahan tahun ini. Kalau tidak, jangan sampai menunggu 2026,” tegasnya.
Bagi warga Telaga Antang, jalan ini bukan sekadar lintasan tanah, melainkan jalur vital yang menghubungkan roda ekonomi, pendidikan, hingga akses kesehatan. Membiarkan kerusakan berlarut-larut sama saja dengan memutus denyut kehidupan desa. (KLIK-RED)