Home Pemerintah Kotawaringin Timur Jalan Tjilik Riwut di Kawasan Bandara H. Asan Segera Ditutup Permanen, Arus Dialihkan

Jalan Tjilik Riwut di Kawasan Bandara H. Asan Segera Ditutup Permanen, Arus Dialihkan

  Sugianto   | Kamis , 08 Oktober 2026
426548f503140b568a49be8cd4d611a8.jpg
Suasan pengalihan arus di Jalan Tjilik Riwut di kawasan Bandara H Asan Sampit, Kamis (8/10). (Sugianto/Klikkalteng.id)

KLIK.SAMPIT – Pengguna Jalan Tjilik Riwut di kawasan Bandara H. Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), harus mulai menyiapkan jalur alternatif. Ruas jalan yang melintasi area ujung landasan pacu bandara tersebut akan ditutup secara permanen untuk mendukung pekerjaan perpanjangan runway dan pembangunan pagar Runway End Safety Area (RESA).

Penutupan permanen tersebut diawali dengan uji coba rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus pada 8–11 Oktober 2026. Sementara itu, Bandara H. Asan Sampit tetap beroperasi dan tidak ikut ditutup.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim Raihansyah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak bandara dan kontraktor terkait rencana penutupan tersebut.

Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi, penutupan permanen diminta segera dilakukan karena terdapat pekerjaan pemagaran dan pemotongan jalan atau cutting yang menjadi bagian dari pekerjaan kontraktor.

"Sesuai hasil koordinasi dengan pihak bandara dan kontraktor pemagaran, mereka meminta penutupan permanen dilaksanakan dalam waktu segera karena ada cutting jalan dan pekerjaan lainnya menyesuaikan dengan SPK kontrak mereka," kata Raihansyah, Kamis (8/10).

Selama masa uji coba, kendaraan dari arah Sampit menuju Palangka Raya maupun sebaliknya dialihkan melalui Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto.

Raihansyah mengatakan, hasil simulasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum pengalihan arus diterapkan secara permanen.

"Setelah simulasi hari ini akan kami evaluasi," ujarnya.

Raihansyah juga meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut penutupan permanen Jalan Tjilik Riwut baru dilakukan pada November 2026.

Menurutnya, November bukan waktu dimulainya penutupan permanen. Bulan tersebut berkaitan dengan berakhirnya masa kontrak pekerjaan penyelesaian pagar bandara.

"Ini yang penutupan permanen, artinya dalam minggu ini akan dilakukan penutupan permanen. Kalau yang November itu berakhir masa kontrak penyelesaian pagar," imbuhnya.

Dengan penutupan tersebut, masyarakat diminta mulai menyesuaikan rute perjalanan karena Jalan Tjilik Riwut di kawasan ujung landasan Bandara H. Asan tidak lagi dapat dilintasi kendaraan.

Penutupan dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan pengembangan sisi landasan dan penyesuaian keselamatan di kawasan Bandara H. Asan Sampit. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami