Home Berita Metropolis Asap Selimuti Sampit, Jarak Pandang Turun 100 Meter dalam Satu Jam

Asap Selimuti Sampit, Jarak Pandang Turun 100 Meter dalam Satu Jam

  Dian Taresa   | Jumat , 09 Oktober 2026
8e5f907eaffcd26c0dbcf550b125ba97.jpg
Suasana lalu lintas di sekitar Bundaran 0 Kilometer Sampit, terganggu oleh kabut asap akibat pembakaran lahan. (Klikkalteng.id)

KLIK.SAMPIT – Kabut asap menyelimuti Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Jumat (9/10/2026) malam. Data pengamatan BMKG Kotim mencatat jarak pandang turun dari 400 meter pada pukul 19.00 WIB menjadi 300 meter pada pukul 20.00 WIB dan bertahan pada angka tersebut hingga pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan data pengamatan cuaca Sampit SMQ (WAGS), pada pukul 19.00 WIB suhu udara tercatat 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 77 persen. Angin bertiup dari selatan dengan arah 160 derajat dan kecepatan 7 kilometer per jam.

“Satu jam kemudian, jarak pandang berkurang 100 meter menjadi 300 meter. Suhu udara tercatat 27,3 derajat Celsius dengan kelembapan 79 persen,” ungkap Wakil Koordinator III Satgas Karhutla Kotim Rihel.

Angin bertiup dari tenggara dengan arah 140 derajat dan kecepatan 4 kilometer per jam.

Pada pukul 21.00 WIB, kondisi kabut asap masih tercatat dengan jarak pandang 300 meter. Suhu udara turun menjadi 26,8 derajat Celsius, sedangkan angin bertiup dari tenggara dengan arah 150 derajat dan kecepatan 6 kilometer per jam.

Dalam laporan pengamatan pukul 21.00 WIB, kelembapan tercantum sebesar 8 persen. Angka ini perlu dikonfirmasi kembali kepada BMKG Kotim karena berbeda jauh dari catatan pukul 20.00 WIB yang mencapai 79 persen.

Jarak pandang yang terbatas dapat menyulitkan pengendara melihat kondisi jalan dan kendaraan di depannya, terutama saat malam hari.

sPengguna jalan perlu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menggunakan lampu kendaraan sesuai kondisi.

Kabut asap yang bertahan selama beberapa jam tersebut membuat kondisi jarak pandang di Sampit perlu diwaspadai. Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi BMKG. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami