KLIK.SAMPIT – Kabut asap kembali menyelimuti Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (19/10) pagi. Berdasarkan data BMKG Kotim, jarak pandang di wilayah tersebut tercatat hanya 100 meter pada pukul 07.00 WIB.
Pantauan KlikKalteng.id, kabut asap kembali turun sejak dini hari setelah sempat menipis dalam beberapa hari sebelumnya. Kondisi ini kembali dirasakan warga yang harus menjalankan aktivitas di tengah udara berkabut.
Anto, warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mengatakan kabut asap pagi ini terasa lebih pekat dibandingkan beberapa hari terakhir. Ia juga mengeluhkan mata perih dan sesak ketika menghirup asap secara langsung.
“Kabut asap hari ini cukup pekat. Padahal beberapa hari sebelumnya sempat menipis. Mata perih, sesak bila terhirup langsung,” ungkap Anto.
Data pengamatan BMKG Kotim di Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit (SMQ) mencatat suhu udara 24,8 derajat Celsius dengan kelembapan 94 persen. Pada waktu pengamatan tersebut, angin dilaporkan dalam kondisi tenang atau calm, dengan kecepatan 0 kilometer per jam.
Jarak pandang yang terbatas perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna jalan yang beraktivitas pada pagi hari. Pengendara diimbau mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan.
Warga yang mengalami mata perih atau gangguan pernapasan juga sebaiknya mengurangi paparan asap dan menggunakan masker yang sesuai. Jika sesak napas berlanjut atau memburuk, segera cari pertolongan medis.(KLIK-RED)