Home Pemerintah Kotawaringin Timur Anggaran Terbatas, Tiadakan Pembangunan Multiyears

Anggaran Terbatas, Tiadakan Pembangunan Multiyears

  Redaksi   | Senin , 28 Juni 2021
6153f4e893c004fab8071e58112ae977.jpg
PROKOPIM/KLIK : Bupati Kotim, Halikinnor, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan sosialisasi verifikasi pencairan dana hibah bantuan rumah ibadah, di Lantai II Setda Kotim, Senin (28/6).

KLIK. SAMPIT— Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menyebut, keterbatasan anggaran dikarena pandemi COVID-19, mengharuskan optimalisasi penggunaan anggaran dilakuan. Sehingga kedepan tidak ada pembangunan tahun jamak (Multiyear), sekala besar yang dilakukan pemerintah.

“Penggunaan anggaran akan sangat dipilah, karena anggran terbatas. Sehingga pembangunan yang dilakukan hanya yang sifatnya darurat dan memang harus cepat dibangun,” jelas Halikin, Senin (28/6).

Pandemi COVID-19, turut memberi pengaruh terhadap, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kotim, yang semula sekitar Rp 2 triliun saat ini hanya tersisa Rp 1,4 triliun.

“Lebih setengah, kehilangan anggaran. Sehingga pembangunan yang dilakukan di Kotim harus benar-benar selektif,” terangnya

Pendapatan asli daerah (PAD) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dulu sekitar Rp 1 miliar sekarang hanya tinggal Rp 700 juta. Dana bagi hasil Rp180 miliar baru dibayar Rp 42 miliar, Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan II dari Rp 300 miliar, saat ini baru Rp 26 miliar.

"Berarti lebih Rp 250 miliar, PAD hilang. Itulah kondisinya. Sehingga saat ini betul-betul mengutamakan skal prioritas, agar dikondisi sulit seperti saat ini tetap ada program pemerintah yang jalan," jelasnya.

Meskipun dengan keterbatasan anggaran tersebut, ia berupaya kedepannya agar gang-gang sudah bagus, jalan beraspal, drainase berfungsi dengan baik, dan bagaimana Sampit terang.

"Begitu juga untuk infrastruktur di desa atau pedalaman, tantangan kita adalah pengaspalan jalan," sebutnya.

Meski dengan keterbatasan tersebut, ia tetap optimis Kotim tetap menjadi yang terbaik, menjadi barometer dan terdepan di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Halikin berharap, tahun 2022 anggaran dapat meningkat lagi, sehingga pembangunan di Kotim bisa lebih maksimal, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Semoga kondisi cepat pulih, dan pandemi berakhir, sehingga pembangunan daerah ini dapat jauh lebih baik lagi. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami