KLIK.SAMPIT— Analisa Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur (Kotim) tren kasus Covid-19 di kabupaten ini meningkat siginifikan. Sampai dengan 30 Juni 2021, presentase menunjukkan penyebaran terbanyak terjadi pada klaster keluarga, sebanyak 57 persen.
"Kontribusi klaster keluarga terhadap penyebaran Covid-19 cukup tinggi," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, Sabtu (3/7).
Klaster keluarga menjadi salah satu klaster yang menyumbangkan angka tertinggi, karena sulitnya menerapkan jaga jarak di rumah. Sehingga lebih cepat terpapar jika ada salah satu anggotanya yang lebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19.
Tidak hanya itu protokol kesehatan cenderung tidak diterapkan karena anggota keluarga merasa dalam kondisi sehat ketika bertemu.
Kontribusi tertinggi selanjutnya yakni terjadi pada klaster umum, yakni sekitar 16 persen, klaster perusahaan 14 persen, klaster perkantoran 13 persen, dan klaster tahanan 1 persen.
Sedangkan untuk presentase komorbid pasien meninggal tertinggi pada penderita diabetes militus 38 persen, kemudian pneumonia, asma dan ARDS 10 persen, hipertensi 4 persen, obesitas dan jantung 4 persen. Sedangkan yang tidak ada komorbid 43 persen.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kotim 3 Juli 2021, pasien yang terkonfirmasi Covid-19 bertambah sebanyak 23 orang. Di antaranya berasal dari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang 9 orang, Baamang 7 orang, Mentaya Hilir Utara 1 orang ,Mentaya Hulu 3 orang, Telawang 2 orang dan dari Kecamatan Kotabesi 1 orang.
Sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 28 orang berasal dari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang 11 orang, Baamang 12 orang, Parenggean 4 orang dan dari Kecamatan Mentaya Hilir Utara 1 orang.
Terkonfirmasi positif Covid-19 di Kotim hingga saat ini berjumlah 3.283 kasus, dengan 344 kasus aktif, total sembuh 2.846 orang, dan 93 pasien meninggal dunia. (KLIK-RED)